Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

BMKG Rilis Daftar Daerah Potensi Banjir di Indonesia, di Jateng Daerah Ini Perlu Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) merilis beberapa daerah yang berpotensi terjadi bencana banjir.

Tayang:
Editor: rival al manaf
dok Diskominfo Kudus
Plt Bupati Kudus HM Hartopo bersama Balai Besar Wilaya Sungai (BBWS) Pemali-Juana untuk mengantisipasi terulangnya limpasan air yang dapat menyebabkan banjir. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) merilis beberapa daerah yang berpotensi terjadi bencana banjir.

Oleh karena itu sejumlah daerah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang bisa memicu terjadinya banjir dan banjir bandang di wilayah rawan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menyebutkan pada bulan Februari 2021 sebagian wilayah Indonesia diprediksi masih berada pada puncak musim hujan, sehingga masih berpeluang mendapatkan curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem lainnya.

Gara-gara Ayam Tak Bisa Diam, 4 Remaja Ketahuan Mencuri Tengah Malam

Prakiraan Cuaca Kendal Hari Ini Kamis 4 Februari 2021

Sekjen PBB Pastikan Kudeta Militer Myanmar Akan Gagal, Bakal Galang Tekanan Global 

 
Deputi Bidang Meteorologi Guswanto mengatakan, peningkatan trend curah hujan ekstrem ini selain dipicu oleh fenomena dan atau gangguan skala iklim, dikaitkan juga sebagai dampak perubahan iklim.

"Dari pengamatan BMKG walaupun curah hujan berada pada tingkat sedang, namun masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Hal ini tergantung pada daya dukung lingkungan dalam merespon kondisi curah hujan," kata Guswanto, Rabu (3/2/2021).

Misal jika terjadi banjir bandang, dikarenakan adanya tumpukan endapan longsor yang masuk ke lembah sungai dan juga adanya sisa-sisa penebangan pohon dibagian hulu, yang dapat menahan atau membendung air. 

Jika hujan terus berlangsung, kemudian akan menjebol bendung tumpukan endapan longsor dan ranting kayu tersebut.

Akibatnya, endapan dan ranting kayu hanyut dengan kecepatan tinggi, dapat mengakibatkan banjir bandang di bagian hilirnya. 

Demikian pula banjir dan genangan, selain akibat curah hujan tinggi, juga dapat diakibatkan kondisi permukaan yang tidak mendukung air meresap ke dalam tanah atau mengalir dengan cepat ke saluran-saluran yang semestinya. 

Kepala Pusat Layanan Iklim Terapan BMKG, Ardhasena menjelaskan dengan adanya potensi cuaca ekstrem tersebut, berdasarkan analisis terintegrasi dari data BMKG, PUPR dan BIG, maka perlu diwaspadai daerah yang diprediksi berpotensi banjir kategori menengah pada Dasarian I (sepuluh hari pertama) di bulan Februari 2021 ini.

Wilayah waspada banjir pada 10 hari pertama di bulan Februari 2021 ini di antaranya sebagai berikut:

  • Sebagian kecil Bengkulu
  • Banten bagian selatan
  • Sebagian kecil Jawa Barat bagian timur dan selatan
  • Sebagian besar Jawa Tengah bagian Barat dan timur
  • Sebagian kecil selatan DI Yogyakarta
  • Jawa Timur bagian timur, tengah dan selatan
  • Bali bagian utara dan selatan
  • Sebagian kecil Nusa Tenggara Barat bagian barat dan timur
  • Sebagian kecil Nusa Tenggara Timur bagian barat dan timur
  • Sebagian kecil Kalimantan Barat bagian utara
  • Sebagian kecil Kalimantan Tengah bagian utara
  • Sebagian kecil Kalimantan Selatan bagian timur
  • Sebagian kecil Kalimantan Timur bagian barat
  • Sebagian kecil Sulawesi Tengah bagian utara dan selatan
  • Sulawesi Selatan bagian selatan dan utara
  • Sulawesi Tenggara bagian utara
  • Sebagian kecil Maluku bagian selatan
  • Sebagian kecil Papua Barat bagian timur
  • Provinsi Papua bagian utara

"Informasi potensi banjir kategori menengah hingga tinggi untuk 10 hari ke depan (1-10 Februari 2021) ini sebagai upaya mitigasi agar menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi masyarakat terhadap potensi bencana banjir, longsor, dan banjir bandang," kata Herizal selaku Deputi Bidang Klimatologi. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul BMKG Ungkap Daftar Wilayah Waspada Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved