Breaking News:

Berita Banyumas

Sosialisasikan Jateng di Rumah Saja, Pemkab Banyumas Kerahkan 50 Mobil Dinas untuk Publikasi

Bupati Achmad Husein kerahkan kepala dinas bersama mobil dinasnya yang dilengkapi pengeras suara.

TRIBUNBANYUMAS/Ist.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono saat melepas rombongan mobil publikasi dan sosialiasi Jateng di rumah saja di halaman Pendopo Si Panji, Purwokerto, pada Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO -  Bupati Banyumas, Achmad Husein mengerahkan kepala dinas bersama mobil dinasnya yang dilengkapi pengeras suara, untuk memberi informasi dan terus mengedukasi masyarakat terkait gerakan Jateng di rumah saja, pada Kamis (4/2/2021). 

Ada lebih dari 50 Mobil dinas ikut dalam kegiatan tersebut. 

Tak hanya mobil dinas milik Pemkab Banyumas yang ikut kegiatan, terlihat juga mobil dari Polresta Banyumas, Kodim 0701 Banyumas juga, BKK dan Pramuka Kwarcab Banyumas ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi massal ini.  

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono saat melepas rombongan mengatakan pandemi Covid-19 belum berakhir.

Hal ini terlihat pada Januari 2021 masih mengalami kelonjakan dan kenaikan angka kematian. 

Ia menyadari, masyarakat mungkin sudah jenuh dengan kondisi seperti ini dan kadang-kadang lupa memakai masker.

Selain itu, juga masih ada warga yang berkumpul-kumpul maka harus diingatkan kembali.

"Covid-19 belum berakhir karena pada bulan Januari masih melonjak dan angka kematian di Kabupaten Banyumas masih tinggi dengan total kematian 356 jiwa. 

Tetapi yang tertinggi di bulan Januari, untuk itu kita harus waspada," katanya kepada Tribunbanyumas.com, sebagaimana dalam rilis, Kamis (4/2/2021). 

Oleh karena itu Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengkoordinir Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas untuk woro-woro. 

Woro-woro sekaligus sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan Covid-19.

Pada publikasi ini warga diingatkan untuk selalu melaksanakan 5M, dan ketika mengalami gejala diminta langsung berobat ke sarana kesehatan terdekat.

"Dengan adanya woro-woro atau sosialisasi ini paling tidak mengingatkan kepada warga. Dan setiap hari Kamis akan dilakukan sosialiasi, karena 331 Kelurahan tidak cukup sehari," jelasnya. 

Sekda meminta kepada para pimpinan SKPD untuk menginformasikan dan mengajak agar tanggal 6-7 Februari 2021 masyarakat tetap di rumah saja. 

"Untuk pasar tradisional ada sedikit kelonggaran tetap buka sampai pukul 13.00 WIB siang. Namun karena himbauan untuk di rumah saja, kami minta persediaan barang yang mudah busuk agar dikurangi, karena masyarakat juga akan sangat sedikit yang keluar," tuturnya. (*0

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved