Breaking News:

Jateng di Rumah Saja

9 Poin Surat Edaran Bupati Sragen Soal Jateng di Rumah Saja

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengeluarkan surat edaran berisi 9 poin utama penerapan Jateng di Rumah Saja.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kamis 4 Februari 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 360/055/038/2021 menindaklanjuti instruksi gerakan Jateng di Rumah Saja.

SE tersebut berisi tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Mewujudkan Gerakan Jawa Tengah di Rumah Saja Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Kabupaten Sragen.

Dalam SE tersebut ada sembilan point yang dijabarkan. Apa saja?

Berikut rangkuman Tribunjateng.com:

  1. SE Gubernur Jawa Tengah terkait gerakan Jateng di Rumah Saja dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kearifan lokal di wilayah masing-masing.
  2. Seluruh komponen masyarakat di himbau untuk tinggal di rumah/kediaman/tempat tinggal dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan rumah/kediaman/tempat tinggal masing-masing secara serentak pada Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021).
  3. ASN Wajib Dirumah Saja
  4. Selama pemberlakuan gerakan Jateng di Rumah Saja, khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS dan PPPK maupun Perangkat Desa/Kelurahan wajib untuk di rumah saja tidak melakukan aktivitas acara atau bepergian keluar rumah, kecuali untuk ASN, PPPK, Perangkat Desa/Kelurahan yang melakukan tugas fungsi dalam urusan kesehatan, kebencanaan, keamanan, penegakan protokol kesehatan diperbolehkan melakukan aktivitas keluar rumah apabila terjadi keadaan darurat yang bersifat memaksa terkait dengan tugas dan tanggungjawabnya.
  5. Dinas Satpol PP, TNI/Polri dan tim gabungan protokol kesehatan, Camat, Kepala Desa/Lurah, Satgas Jogo Tonggo agar melakukan patroli dan operasi serentak terkait penegakan disiplin protokol kesehatan secara masif di seluruh wilayah Kabupaten Sragen selama pemberlakuan gerakan Jateng di Rumah Saja.
  6. Kegiatan masyarakat yang dilakukan di fasilitas umum, olahraga, kegiatan sosial budaya, kegiatan destinasi wisata dan pusat rekreasi di tutup selama pemberlakuan gerakan Jateng di Rumah Saja.
  7. Kegiatan hajatan di masyarakat dalam bentuk apapun untuk dihentikan/ditunda, kecuali untuk kegiatan akad nikah, kematian, dan kegiatan lain yang bersifat darurat dihadiri maksimal 10 orang.
  8. Camat/Lurah/Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Instansi Vertikal, Asosiasi Usaha, BUMN/BUMD dan pihak terkait lainnya untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat dan dunia usaha di wilayahnya masing-masing.
  9. Kepala Kepolisian Resor Sragen dan Komandan Komando Distrik Militer 0725/Sragen di mohon bantuannya untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Jawa Tengah di Rumah Saja sampat level terbawah.

SE tersebut telah diteken oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Rabu (3/2/2021).

(*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved