Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas

Musnahkan Impor 3.540 kg Bawang Putih melalui Pelabuhan Tanjung Emas

Lindungi negara dari kemungkinan Hama dan Patogen berbahaya Bea Cukai Tanjung Emas musnahkan Bawang Putih sejumlah 236 box dengan berat 3.540 kg

IST
Bea Cukai Tanjung Emas musnahkan Bawang Putih sejumlah 236 box dengan berat 3.540 kg di Gudang CV. Air Buss Sindoro Coffee, Temanggung Jawa Tengah, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  - Melindungi negara dari kemungkinan Hama dan Patogen berbahaya Bea Cukai Tanjung Emas musnahkan Bawang Putih sejumlah 236 box dengan berat 3.540 kg di Gudang CV. Air Buss Sindoro Coffee, Temanggung Jawa Tengah, Jumat (5/2/2021).

Pemusnahan ini bekerja sama dengan Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang sebagai otoritas yang bersinergi bersama mengawasi Barang yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Emas.

Saat dimusnahkan, bawang putih berstatus sebagai Barang Tidak Dikuasai (BTD) yang ditetapkan oleh Bea Cukai Tanjung Emas setelah tidak dilakukannya penyelesaian kepabeanan lebih dari 30 hari.

Barang ini berasal dari Taiwan dan merupakan barang reject yang awalnya diekspor oleh CV. Air Buss Sindoro Coffee.

Barang tersebut dire-impor kembali melalui Pelabuhan Tanjung Emas.

Namun menurut Peraturan Menteri Pertanian nomor 43/PERMENTAN/OT.140/6/2012 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan Untuk Pemasukan Sayuran Umbi Lapis Segar Ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia Pasal 14 Ayat 1, bahwa Tempat pemasukan Hasil Tumbuhan Hidup Berupa Sayuran Umbi Lapis Segar, hanya dibolehkan melalui Pelabuhan laut Belawan, Medan, Pelabuhan laut Tanjung Perak, Surabaya, Pelabuhan laut Sokarno-Hatta, Makassar, serta Bandar udara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Sehingga Pelabuhan Tanjung Emas bukan merupakan tempat untuk memasukkan kembali (re-impor) bawang putih tersebut.

Untuk menghindari Hama dan Patogen berbahaya yang berasal dari luar negeri, Bea Cukai Tanjung Emas dan Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang memutuskan untuk memusnahkan barang tersebut sesuai dengan ketentuan pada Pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan 178/PMK.04/2019 tentang Penyelesaian terhadap Barang Yang Dinyatakan Tidak Dikuasai. (adv)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved