Breaking News:

Berita Kendal

Puluhan Rumah di Perum Griya Praja Mukti Bugangin Kendal Terendam Banjir 2 Hari

Puluhan rumah di Perumahan Griya Praja Mukti Kelurahan Bugangin Kecamatan Kota Kendal terendam banjir. 

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Banjir rob menggenangi Perumahan Griya Praja Mukti Kelurahan Bugangin Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Puluhan rumah di Perumahan Griya Praja Mukti Kelurahan Bugangin, Kecamatan Kota Kendal,

Banjir rob menggenangi Perumahan Griya Praja Mukti Kelurahan Bugangin Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal, Jumat (5/2/2021).
Banjir rob menggenangi Perumahan Griya Praja Mukti Kelurahan Bugangin Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal, Jumat (5/2/2021). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

Kabupaten Kendal terendam banjir. 

Menurut penuturan beberapa warga setempat, air mulai masuk ke wilayah perkampungan sejak dua hari yang lalu. Hingga kini belum juga surut meski hujan tidak turun pada, Jumat (5/2/2021).

Sugiyono, warga Blok A menuturkan, tidak biasanya perumahan tempat ia tinggal kebanjiran. Katanya, beberapa tahun sebelumnya, belum pernah mengalami banjir. Baik dikarenakan luapan air sungai ataupun banjir rob.

"Ya sebelumnya tidak pernah banjir di sini, baru mengalami tahun ini," terangnya saat mengecek air sungai di depan gang.

Warga lain, Suyono mengatakan, genangan air memasuki beberapa gang Perum Griya Praja Mukti merata. Tingginya berkisar antara 10-30 sentimeter.

Akibatnya, aktivitas warga pun terganggu lantaran jalan perumahan tergenang air. Bahkan, sebagian warga memagari pintu masuk gang dengan menggunakan bambu agar tidak ada kendaraan dari luar yang masuk ke wilayah perumahan.

"Kita tutup sementara akses jalan masuk terutama bagi mobil dan kendaraan dari luar. Supaya tidak menyebabkan cipratan air yang bisa masuk rumah-rumah. Kalau warga sendiri boleh, ya harus pelan," ujarnya.

Pantauan di lapangan, lebih dari 5 blok dari arah Selatan hingga Timur terendam air. Warga yang hendak beraktifitas ke luar rumah pun harus menggunakan sepatu but terlebih dahulu. Sebagian warga memilih lepas sepatu dan berjalan menggunakan telapak kaki melewati genangan air.

Anjar, warga sekitar mengatakan, banjir kali ini tidak seperti banjir yang dialami daerah lain. Ia menduga, genangan air yang masuk ke perumahannya bukan karena limpasan air sungai akibat derasnya hujan. Namun, karena air rob yang naik melalui sungai depan perumahan dan meluap.

"Airnya bening, sungainya juga tidak mengalir. Tetapi air yang masuk ke permukiman tak kunjung surut. Sepertinya airnya dari air rob," tutur Anjar.

Meski begitu, jalan utama di depan perumahan tidak banyak terdampak. Selain di dalam perumahan, genangan air hanya menggenangi sebagian jalan RSS Raya dan masih bisa dilalui kendaraan sepeda motor. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved