Breaking News:

Berita Kudus

Sungai Piji Meluap, 2.054 KK Terdampak Banjir di Kecamatan Mejobo

Meluapnya Sungai Piji membuat sedikitnya 2.054 KK terdampak banjir di Kecamatan Mejobo, Jumat (5/2/2021).

Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Relawan bencana membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Mejobo. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Meluapnya Sungai Piji membuat sedikitnya 2.054 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di Kecamatan Mejobo, Jumat (5/2/2021).

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan

Relawan bencana membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Mejobo.
Relawan bencana membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Mejobo. (Tribun Jateng/Raka F Pujangga)

Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Budi Waluyo mengatakan, ‎meluapnya Sungai Piji terjadi sekitar pukul 21.00, Kamis (4/2/2021) malam.

Banjir meluas yang semula berdampak tiga desa, menjadi empat desa yakni Desa Temulus, Kirig, Payaman dan Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

‎"Intensitas air meningkat sekitar 30 sentimeter (cm), dan ketinggian banjir saat ini mencapai satu meter," ujar dia.

‎Desa yang terdampak paling besar di Desa Temulus sebanyak 1.175 KK, disusul Desa Kirig 456 KK, Desa Payaman 367 KK, dan Desa Gulang sebanyak 56 KK‎.

Terjadinya banjir tersebut karena curah hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir sehingga membuat Sungai Piji meluap.

"Debit sungai Jratun 1 tinggi sehingga air yang menggenang tidak bisa masuk ke sungai," ujar dia.

Dia menjelaskan, sudah menyiapkan dapur umum untuk membantu warga masyarakat dengan menyediakan 600-800 bungkus nasi.

Rencana pendirian posko pengungsi berlokasi di SDN 2 Temulus, SDN 3 Temulus dan Masjid Baiturrahman.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved