Breaking News:

Jateng di Rumah Saja

Pedagang Pasar Tawangmangu & Palur Karanganyar Pilih Tak Jualan saat Jateng di Rumah Saja

Sebagian besar pedagang di Pasar Wisata Tawangmangu Kabupaten Karanganyar memilih tidak berjualan saat hari pertama gerakan Jateng di rumah saja.

Istimewa
Kondisi Pasar Wisata Tawangmangu Karanganyar, Sabtu (6/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebagian besar pedagang di Pasar Wisata Tawangmangu Kabupaten Karanganyar memilih tidak berjualan saat hari pertama gerakan Jateng di rumah saja.

Lurah Pasar Wisata Tawangmangu, Satoto menyampaikan, sudah menyosialisasikan kepada para pedagang melalu pengeras suara bahwa pengelola pasar tidak menerima instruksi atau surat edaran terkait penutupan pasar pada 6-7 Februari 2021.

Hanya saja, kebanyakan pedagang memilih tidak berjualan.

Totok sapaan akrabnya menuturkan, tidak mengetahui persis alasan mereka memilih tidak berjualan sementara.

Total pedagang yang jualan di Pasar Wisata Tawangmangu ada sekitar 900 orang.

"Laporan dari teman-teman, sekitar 25 persen (pedagang) yang jualan. Lainnya tutup. Kemarin sudah saya sampaikan, selama tidak ada perintah untuk menutup, saya tidak berani mengatakan untuk tutup. Silahkan ibu-ibu beraktivitas," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (6/2/2021).

Dia menjelaskan, kemungkinan kondisi yang sama juga akan terjadi besok. Mengingat hari ini kondisi pengunjung juga sepi.

Hal sama juga terjadi di Pasar Palur, banyak pedagang yang memilih tidak berjulan hari ini. Lurah Pasar Palur, Sri Haryani mengatakan, total pedagang di pasar ada sekitar 500 orang.

Dia menuturkan, keputusan memilih berjualan apa tidak selama gerakan Jateng di rumah saja, diserahkan kepada para pedagang. Memang kondisi pasar sepi hari ini.

"Keadaan pasar tadi sepi, banyak kios yang tutup, paling pedagang buka 30 persen," jelasnya. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved