Breaking News:

Berita Kendal

Baru Sehari Program Jateng di Rumah Saja, Pasar Tradisional di Kendal Kembali Buka

Seluruh pasar tradisional di Kabupaten Kendal kembali buka pada, Minggu (7/2/2021).

TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Seorang pedagang di Pasar Kendal Kota sedang melayani pembeli, Selasa (28/4/2020). 

Ia berharap, kebijakan ini dapat disikapi dan dipatuhi masyarakat untuk mendukung program pencegahan Covid-19 di wilayah Jateng, dan juga meredam dampak perekonomian agar tidak terlalu besar. 

"Bukanya pasar tradisional satu hari agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Kalau PKL tutup dua hari, karena kebanyakan orang yang datang ke PKL itu kan sambil nongkrong-nongkrong. Sehingga ditutup total untuk mencegah kerumunan massa," ujarnya. 

Pedagang buah di Pasar Kota Kendal, Wahyuni mengatakan, pada prinsipnya kebijakan tersebut tentu akan merugikan pedagang.

Karena jam operasional berdagang di pasar dipangkas. 

Katanya, selain pemasukan dalam dua hari berkurang, dirinya juga rugi materil lantaran sebagian buah-buahan yang ia stok akan semakin layu.

Patroli Gerakan Jateng di Rumah Saja, Plt Bupati Kudus Hartopo: Bubarkan Kerumunan!

Hari Pertama Jateng di Rumah Saja, Warga Plesetkan PSBB Jadi Pembatasan Semarang Banjir Besar

Tutup 2 Hari Saat Jateng di Rumah Saja, Kawah Sikidang Dieng Disemprot Disinfektan

Sehingga harga pun akan turun ketika dipasarkan kembali.

"Saya tetap akan patuh pada kebijakan pemerintah. Walaupun sebenarnya akan rugi. Buah kan gampang busuk, satu hari gak jualan mungkin bisa rugi Rp 200.000. Ya yang penting jalani saja," terangnya. 

Pantauan di pasar, satu hari sebelum gerakan Jateng di Rumah Saja, sejumlah pasar tradisional di Kendal membludak.

Ramainya pengunjung tak seperti hari-hari bisanya. Begitu pun saat pasar tradisional kembali dibuka setelah tutup satu hari. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved