Breaking News:

Jateng di Rumah Saja

Jateng Hari Terakhir di Rumah Saja, Bupati Umi: Masyarakat Kabupaten Tegal Kompak Patuh

Bupati Umi berujar masyarakat Kabupaten Tegal mematuhi dan mendukung kebijakan pemerintah dalam hal ini gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari.

"Mudah-mudahan ikhtiar kita semuanya bisa terwujud yaitu penyebaran kasus Covid-19 bisa menurun, bahkan pandemi Covid-19 bisa segera reda dan hilang," harapnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung di Pasar Pepedan, Muryani menuturkan, meski selama dua hari kegiatan di pasar tradisional dibatasi namun ia tidak merasa kesulitan atau pun keberatan.

Karena pedagang juga masih bisa berjualan dan mencari bahan makanan juga tidak susah.

"Saya tidak kesulitan atau kekurangan bahan makanan, karena pasar juga masih buka hanya jamnya saja dibatasi sampai jam 10.00 WIB. Ini sebentar lagi saya pulang, karena tadi ke pasar lebih gasik sebentar lagi mau tutup sesuai aturan," tuturnya.

Sementara itu, Danramil Pangkah, Kapten Inf Supardi menambahkan, anggota gabungan dari TNI Polri sejak pukul 04.00 WIB sampai 12.00 WIB melakukan pengamanan protokol kesehatan di masing-masing wilayah.

Dari hasil pemantauan sejak kemarin, Kapten Inf Supardi mengaku masyarakat sudah mulai banyak yang menyadari dan melaksanakan anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan.

Termasuk mematuhi surat edaran Gubernur maupun surat edaran Bupati dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

"Secara umum kendala tidak ada, namun ya masih ditemukan beberapa warga yang memakai masker tapi belum benar cara pemakaiannya. Sehingga kami edukasi cara yang benar dan kami juga membagikan masker," imbuhnya.

(dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved