Breaking News:

Pendidikan

Kemenag Alokasikan Beasiswa S3 bagi Dosen Ma'had Aly

Pada tahun ini Pada 2021 ini, Kemenag akan memberikan beasiswa doktoral (S3) bagi dosen Ma'had Aly.

Penulis: - | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Sejumlah warga menyaksikan gerhana matahari menggunakan teleskop dari LFNU dan Mahad Aly TBS Kudus di halaman Masjid Agung Kudus, Kamis (26/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komitmen Pemerintah untuk terus memberdayakan pesantren terus ditingkatkan. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bahkan menjadikan kemandirian pesantren sebagai salah satu program prioritas dalam kepemimpinannya. 
Untuk pengembangan pesantren, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono Abdul Ghafur mengatakan, ada sejumlah program pemberdayaan pesantren yang akan dilakukan sepanjang 2021. Program-program itu sebagian dilaksanakan Kemenag dan ada yang berbasis penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga negara.
Salah satunya, pada tahun ini Pada 2021 ini, Kemenag akan memberikan beasiswa doktoral (S3) bagi dosen Ma'had Aly. Skema ini, terus digodog oleh Kemenag. "Sebab ini termasuk program pemberdayaan mengenai afirmasi terhadap Ma'had Aly atau perguruan tinggi model pesantren," kata dia dikutip dari laman kemenag.go.id. 
Saat ini tercatat ada 60 Ma'had Aly di seluruh Indonesia. Sebanyak 14 di antaranya, sudah terakreditasi Mumtaz. Kemenag juga tengah memproses pendirian 15 Ma'had Aly. Dengan demikian nantinya akan ada 75 Ma'had Aly yang dimiliki Indonesia. "Setiap Ma'had Aly memiliki spesifikasi keilmuan masing-masing. Kami sedang membahas rencana seleksi penerimaan mahasantri secara nasional untuk memudahkan akses santri dari seluruh Indonesia," tutur Waryono.
Tak cuma menyiapkan beasiswa, dan persiapan penerimaan mahasiswa, Selain itu telah disiapkan pula bantuan pembangunan dan pengembangan perpustakaan Ma'had Aly. "Termasuk, Kemenag akan perkuat akreditasi Ma'had Aly sehingga bisa sampai pada level mumtaz atau 'A'," ujar Waryono dilansir dari laman kemenag.go.id.
Waryono mengungkapkan, program afirmasi lainnya adalah penyiapan bantuan infrastruktur senilai Rp400 juta untuk 14 Ma'had Aly. Pemberian bantuan akan dilakukan melalui seleksi terbuka. Ia mengatakan, pemberdayaan pesantren juga akan dilakukan Kemenag bersama kementerian dan lembaga lainnya. Di antaranya adalah pemberian bantuan pengembangan sanitasi bagi 4.000 pesantren yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR. 
Kemudian, peningkatan kualitas 400 dapur pesantren oleh Kemenkes, serta pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) pesantren oleh Kemenaker. Ia mengatakan, saat ini Kemenag memperkuat koordinasi dengan 20 K/L dalam rangka pemberdayaan ekonomi pesantren. Pihak yang terlibat antara lain Kementan, Kemenperin, dan Bank Indonesia. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved