Breaking News:

Pemerintah Chiba Jepang Musnahkan 1,15 Juta Ekor Ayam Akibat Flu Burung

Virus flu burung terdeteksi pada ayam di sebuah peternakan unggas di Kota Tako, Prefektur Chiba, Jepang.

Editor: Vito
KOMPAS.com/Tresno Setiadi
llustrasi - pemusnahan ayam 

TRIBUNJATENG.COM, TOKYO - Virus flu burung terdeteksi pada ayam di sebuah peternakan unggas di Kota Tako, Prefektur Chiba, Jepang. Pihak prefektur pun memusnahkan sekitar 1,15 juta ekor ayam pada Minggu (7/2) sore.

"Ini adalah situasi yang tidak biasa di prefektur, di mana 30 persen dari ayam yang dibesarkan dibuang," ungkap sumber Tribunnews.com di Chiba, Minggu (7/2).

Menurut Prefektur Chiba, sebuah peternakan unggas di Kota Tako menghubungi kantor pemda pada 6 Februari, dan melaporkan sebanyak enam ekor ayam mati. Dari hasil pengujian genetik, virus avian influenza tipe H5 terdeteksi.

Prefektur kemudian mengadakan pertemuan markas penanggulangan darurat, Minggu (7/2) pagi, dan meminta bantuan dari Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) untuk mengirimkan pasukannya membunuh 1,15 juta ekor ayam-ayam agar tak tercemar virus lebih lanjut.

Di prefektur, wabah flu burung telah dikonfirmasi dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 1,5 bulan terakhir.

Sebanyak 30 persen ayam yang dibesarkan di prefektur telah disembelih, termasuk kali ini, sebagai kasus ketujuh, merupakan situasi yang tidak biasa.

"Ada masalah kekurangan dokter hewan yang harus ditangani, jadi pihak prefektur meminta pemerintah pusat untuk bekerja sama."

Selain itu, prefektur telah menetapkan peternakan ayam dalam radius 3 km sebagai 'area pergerakan terbatas', yang melarang pergerakan ayam dan telur, dan dalam radius 10 km sebagai 'area ekspor terbatas', yang melarang pergerakan tersebut.

"Ini adalah situasi darurat di mana 30 persen ayam di prefektur akan disembelih karena wabah di peternakan skala besar," kata Gubernur Chiba, Kensaku Morita, kepada wartawan. (Tribunnews/Richard Susilo dari Jepang)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved