Breaking News:

Berita Semarang

Satu Hari Pasca Hujan Ekstrem, Banjir di Semarang Mulai Surut

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengungkapkan banjir di wilayah yang dipimpinnya tersebut mulai surut.

Istimewa
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau posko penanganan banjir 

"Untuk jumlah warga yang mengungsi juga sudah tidak banyak. Misalnya di Semarang Barat sudah tidak ada yang mengungsi.

Lalu di Trimulyo, Genuk ada yang mengungsi pada satu dua mushola, tapi jumlahnya juga tidak banyak, satu mushola hanya 10 sampai 20 KK. Kemudian di Tlogosari Kulon, Pedurungan juga tadi malam bahkan sudah ada yang bersiap untuk pulang," tuturnya.

Sementara itu Hendi meluruskan, bahwa kondisi bencana banjir pada keseluruhan wilayah yang dipimpinnya tidak seperti yang dipikirkan oleh masyarakat di luar Kota Semarang.

"Kalau pengungsiannya tidak sebanyak yang dibayangkan kawan-kawan, jika ada yang mengungsi karena kemarin banjir tinggi itu karena ada permintaan masyarakat untuk dievakuasi keluar, yang setelah itu mereka tinggal di rumah saudaranya, penginapan, atau hotel," pungkasnya.

Di sisi lain, Wali Kota Semarang juga menegaskan akan melakukan evaluasi untuk menambah kapasitas drainase di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah.

"Evaluasinya pertama, kapasitas pompa harus ditingkatkan, karena kapasitas pompa yang kita punya itu hitungan hujan tahun 2013.

Tapi dengan adanya hujan ekstrem seperti ini, pompa harus ditingkatkan agar dapat mengeringkan lebih cepat," tekan Hendi.

"Kedua, memprioritaskan penambahan daya tampung saluran.

Dan yang ketiga kami berharap pada percepatan normalisasi, termasuk pembangunan tanggul laut dari pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR," imbuhnya.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved