Breaking News:

Penanganan Corona

Alasan Tingkat Kesembuhan Pasien Corona di Blora Masih Rendah, Terlambat Datang ke Rumah Sakit

Dinas Kesehatan Kabupaten Blora membeberkan banyak pasien corona terlambat datang ke rumah sakit bikin angka kesembuhan rendah.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Henny Indriyanti. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Henny Indriyanti, menyebutkan, persentase tingkat kesembuhan corona di Kabupaten Blora di bawah Jawa Tengah maupun pusat.

Hal itu karena banyak warga yang terlambat membawa ke rumah sakit ketika terdapat gejala corona.

"Kenapa (persentase) angka kematian kita (tinggi), karena datangnya (ke rumah sakit) terlambat. Kalau datang terlambat di rumah sakit berat, karena kalau kita lihat data kematian hari pertama masuk rumah sakit sudah meninggal," ujar Henny, Senin (8/2/2021).

Henny mengatakan, persentase tingkat kesembuhan corona di Blora mencapai 79 persen.

Dibandingkan persentase tingkat kesembuhan di Provinsi Jawa Tengah maupun secara nasional memang masih di bawahnya.

"Tingkat kesembuhan (di Blora) 79 persen.

Kalau pusat sekitar 86 persen.

Provinsi 80 persen lebih," ujarnya.

Henny mengatakan, masih banyak warga yang bergejala dinyatakan positif corona enggan dirawat di rumah sakit.

Sebagian besar mereka karena takut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved