Breaking News:

Otomotif

Bahaya Fatal Mesin Mobil Kemasukan Air & Kisaran Biaya Kerusakan karena Water Hammer 

Gejala water hammer atau mesin mobil kemasukan air rentan terjadi pada mobil yang dipaksa melintasi jalan yang tergenang air banjir.

KOMPAS/AGUS SUSANTO
Ilustrasi mobil terendam banjir. Foto Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafi'ie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gejala water hammer atau mesin mobil kemasukan air rentan terjadi pada mobil yang dipaksa melintasi jalan yang tergenang air banjir.

Kondisi ini membuat sistem pelumasan pada ruang mesin menjadi terganggu karena oli bercampur dengan air.

Water hammer ini juga bisa menyebabkan kerusakan mesin yang cukup fatal hingga pecahnya silinder atau blok mesin mobil.

Lalur Pantura, di Kaligawe Semarang banjir juga membuat arus lalulintas macet.
Lalur Pantura, di Kaligawe Semarang banjir juga membuat arus lalulintas macet. (Istimewa)

Division Head After Sales & Biz Solution CARfix Indonesia Sigit Wahyu Anggoro menjelaskan, water hammer adalah kondisi di mana ada air dalam jumlah banyak masuk ke ruang bakar mesin, sehingga mengganggu proses pembakaran mesin.

“Kenapa mengganggu proses pembakaran? Karena saat air masuk ruang bakar maka tidak bisa dikompresi bersama bahan bakar,” kata Sigit kepada Kompas.com, Minggu (7/2/2021).

Kondisi ini, Sigit melanjutkan, bisa menyebabkan piston dan kepala silinder dapur pacu bengkok, blok mesin retak, dan pada akhirnya mesin tidak bisa menyala.

“Bila terjadi water hammer, maka mobil harus membawa ke bengkel mobil yang terpercaya, karena mesin mobil anda harus dibongkar,” ucapnya.

Untuk perbaikan ini membutuhkan biaya yang cukup besar dan memakan waktu yang lama.

Sigit merincikan kisaran biaya perbaikan jika mobil mengalami kerusakan yang disebabkan water hammer.

“Perkiraan biayanya sekitar Rp 6 juta itu jika kerusakan yang terjadi hanya pada dua silinder saja. Biaya itu termasuk penggantian part 2 conrod, 2 piston, perbaikan liner ruang bakar dan biaya jasa turun mesin,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved