Breaking News:

Berita Kesehatan

Dampak Nyata Kekurangan Oksigen Dalam Darah, Berikut 6 Cara Mengatasinya

Setelah postur tubuh sudah benar, mulai bernapas perlahan-lahan sampai kondisi membaik

shutterstock/Twinsterphoto
ilustrasi sesak napas(shutterstock/Twinsterphoto) 

TRIBUNJATENG.COM - Kondisi saat kadar oksigen dalam darah lebih rendah di bawah normal dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Seperti diketahui, darah bertugas mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Kekurangan oksigen dalam darah bisa mengganggu kinerja tubuh.

Beberapa efek kekurangan oksigen dalam darah antara lain sakit kepala sampai sesak napas.

6 Tempat Paling Berisiko Tinggi Menyebarkan Virus Corona Menurut WHO, Termasuk Lokasi Anda Saat Ini?

Update Virus Corona Jawa Tengah Senin 8 Februari 2021

Melansir Cleveland Clinic, tanda tubuh kekurangan oksigen dalam darah, di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat
  • Batuk-batuk
  • Napas ngos-ngosan
  • Bingung
  • Kulit pucat atau kebiruan

Kadar oksigen dalam darah rendah bisa diketahui lewat pemeriksaan menggunakan pulse oxymeter, tes gas darah, sampai tes pernapasan.

Kekurangan oksigen dalam darah umumnya dialami penderita kelainan jantung, penyakit paru-paru, gangguan pernapasan saat tidur, peradangan, sampai berada di ketinggian atau tempat minim oksigen.

Berikut beberapa cara mengatasi kekurangan oksigen dalam darah yang bisa dijajal:

1. Benahi postur tubuh

Melansir Lung Health Institute, postur tubuh yang buruk berdampak ke pernapasan dan dapat menghambat aliran oksigen yang masuk ke tubuh.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved