Breaking News:

Banjir Semarang

Dapur Umum untuk Korban Banjir Semarang Kesulitan Bahan Baku, Harga Naik Seusai Jateng di Rumah Saja

Menurutnya, bahan baku masakan semisal tahu, tempe, sayur mayur sulit didapatkan. Kalau pun ada, jumlahnya sangat terbatas

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
Istimewa
Suasana dapur umum Partai Gerindra untuk korban banjir di Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Bencana banjir melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah. Di beberapa daerah air mulai meninggi pada Sabtu (6/2/2021) seusai hujan turun deras.

Musibah ini bebarengan dengan gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu (7/2/2021).

Gerakan ini merupakan upaya pemerintah untuk menekan angka penyebaran kasus covid di Jateng.

Namun, dampak dari kebijakan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo ini ikut dirasakan kegiatan dapur umum untuk korban bencana banjir.

Seperti yang dialami dapur umum yang diadakan DPD Gerindra Jateng. Dalam dua hari, selama Sabtu dan Minggu, mereka mereka kesulitan mencari bahan baku untuk masakan.

"Menu pada Sabtu sore hingga malam itu dengan lauk telur dan mie goreng.

Pada Minggu, kami bermaksud menyajikan variasi menu lain, mengerahkan relawan belanja ke pasar tradisional maupun swalayan.

Umumnya swalayan modern tutup, sementara di pasar tradisional juga sangat sepi," kata Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, Senin (8/2/2021).

Menurutnya, bahan baku masakan semisal tahu, tempe, sayur mayur sulit didapatkan. Kalau pun ada, jumlahnya sangat terbatas.

Selain itu, pasca kebijakan tersebut diterapkan, harga-harga juga ikut meroket.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved