Breaking News:

Unisri Surakarta

Pesan Rektor Unisri Solo Prof Dr Sutardi: Hindari Plagiasi

Salah satu kendala bagi para dosen menuju lektor kepala atau guru besar adalah masih minimnya hasil riset,

IST
Seminar proposal dan penelitian di Unisri Solo 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Rektor Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Prof Dr Sutardi mengingatkan para dosen yang melakukan penelitian untuk menghindari plagiasi.

Dia menyampaikannya ketika membuka seminar proposal dan penelitian di kampus setempat, kemarin.

"Yang terpenting dalam seminar proposal ini bukanlah bantai membantai, tapi mencari perbaikan, mencari solusi untuk penyempurnaan proposal penelitian. Di samping itu juga perlu penelusuran, apakah proposal seminar penelitian ini ada unsur plagiat atau tidak," kata Prof Sutardi.

Dalam kesempatan itu, rektor juga menekankan pentingnya penelitian bagi para dosen melakukan riset dan penelitian dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain mengajar para mahasiswa di kampus.

Menurut dia, salah syarat kenaikan jabatan fungsional bagi dosen adalah publikasi karya ilmiah yang diambil penelitian yang dilakukan.

"Jadi, riset dan penelitian itu sangat penting bagi para dosen, sehingga saya mendorong para dosen untuk aktif melakukan penelitian," kata guru besar Universitas Gajah Mada Yogyakarta itu.

Lebih lanjut rektor mengatakan, seminar proposal barulah langkah awal dari sebuah penelitian sekaligus untuk menilai apakah proposal penelitian itu layak atau tidak.

Langkah kedua, perlu dilakukan cek lapangan, apakah penelitian yang dilakukan benar-benar sesuai proposal atau tidak.

Selanjutnya, hasil penelitian itu perlu dipublikasikan ke jurnal yang mempunyai reputasi.

"Salah satu kendala bagi para dosen menuju lektor kepala atau guru besar adalah masuh minimnya hasil riset, penelitian, atau karya ilmiah para dosen yang dipublikasikan ke jurnal yang mempunyai reputasi. Dengan terbiasanya melakukan penelitian serta banyaknya karya ilmiah yang dipublikasikan, saya yakin jalan menuju ke sana akan makin terbuka," katanya.

Hal senada dikatakan Sularno, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi, ketika menyampaikan sambutan.

Karena itu, pihaknya terus mendorong para dosen untuk melakukan penelitian.

"Kami berharap, penelitian yang dilakukan tidak saja memberi keuntungan para dosen saja, tapi juga memberi keuntungan pada universitas dan memberi manfaat pada masyarakat," katanya.

Dalam laporannya, ketua pelaksana Fajar Harimurti mengatakan, seminar proposal dan penelitian itu diikuti 283 peserta, baik dalam maupun luar negeri.

Lukman ST Mhum, Sekretaris LL Dikti Wilayah VI Jawa Tengah, dihadirkan dalam seminar yang juga disiarkan secara virtual itu. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved