Breaking News:

Berita Tegal

Seusai Pasar Tutup 2 Hari, Pedagang Tempe di Tegal Suka-suka Tetapkan Harga, Ini Alasannya

Pasca masa Jateng di Rumah Saja, harga tempe di Kota Tegal mengalami kenaikan cukup tinggi, Senin.

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL- Pasca ditutupnya pasar selama dua hari di masa Jateng di Rumah Saja, harga tempe di Kota Tegal mengalami kenaikan yang cukup tinggi, Senin (8/2/2021). 

Harga tempe mencapai Rp 20 ribu per kilogram. Selain itu kenai

Pedagang tempe sedang melayani pembeli di Pasar Pagi Kota Tegal, Senin (8/2/2021).
Pedagang tempe sedang melayani pembeli di Pasar Pagi Kota Tegal, Senin (8/2/2021). (Tribun Jateng/Fajar Bahruddin Achmad)

kan harga juga dipengaruhi karena langkanya pedagang tempe

Beberapa pedagang menjual tempe dengan harga yang beragam, ada yang per kilogramnya Rp 15 ribu, Rp 17 ribu, hingga Rp 20 ribu. 

Pedagang sekaligus produsen tempe, Atun (40) mengatakan, tempe dijual dengan harga beragam di Pasar Pagi Kota Tegal

Ada yang menjual Rp 20 ribu, Rp 17 ribu, hingga Rp 15 ribu per kilogram. 

Ia sendiri mengaku menjual tempe dengan harga Rp 20 ribu per kilogram. 

Atun mengatakan, ia menjual tempe seharga Rp 20 ribu karena harga kedelai masih mahal. 

Selain itu karena faktor penutupan pasar selama dua hari di masa Jateng di Rumah Saja.  Juga karena tidak ada pedagang tempe yang berjualan. 

"Karena dua hari libur, jadi ga ada yang jualan tempe. Dua hari sebelum pasar tutup masih Rp 10 ribu sampai Rp 11 ribu per kilogram," kata Atun kepada tribunjateng.com. 

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved