Breaking News:

Berita Slawi

Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Bagi Petugas Layanan Publik di Kab Tegal Pada 22 Februari 2021

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua direncanakan berlangsung pada 22 Februari 2021 mendatang.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, saat ditemui di kantornya Senin (8/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua yang diperuntukkan bagi petugas pelayanan publik di wilayah Kabupaten Tegal, direncanakan berlangsung pada tanggal 22 Februari 2021 mendatang.

Informasi tersebut, disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, saat ditemui di kantornya Senin (8/2/2021).

Adapun yang termasuk dalam kelompok petugas pelayanan publik yang akan divaksin yaitu seperti TNI, Polri, ASN, BUMN, pejabat (dewan), perangkat desa, guru, dan lain sebagainya.

"Terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua bagi petugas layanan sebetulnya belum pasti karena kami masih menunggu vaksin. Tapi rencana kemungkinan sekitar tanggal 22 Februari. Belum tahu juga apakah bakal maju atau mundur seperti kemarin saat vaksinasi pertama untuk Nakes juga dipercepat, intinya menunggu ketersediaan vaksin," jelas Joko, pada Tribunjateng.com, Senin (8/2/2021).

Sesuai data yang disampaikan beberapa waktu lalu, jumlah petugas pelayanan publik yang akan mengikuti vaksinasi tahap dua sebanyak 37.851 orang.

Namun Joko menegaskan, jumlah tersebut masih belum pasti karena rinciannya seperti apa ia belum mendapat laporannya.

Karena pelaksanaan vaksinasi nantinya diperkirakan ada di jam kerja, maka Joko menyarankan untuk melakukan vaksin di area kerja masing-masing.

Contohnya ada anggota Polri yang tugasnya di Polsek Bumijawa, ya dianjurkan vaksin nya di Puskesmas Bumijawa saja tidak masalah dan seterusnya. 

Intinya menyesuaikan lokasi kerja masing-masing. 

"Ya sistemnya sama seperti kemarin, nanti vaksin nya kami ambil di Semarang. Jumlah dosis nya berapa belum bisa dipastikan karena jumlah sasaran yang divaksin juga belum fiks berapanya, sehingga saat ini saya juga sedang mengolah data dulu," kata Joko.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved