Breaking News:

Berita Regional

Kapal Rusia Terpergok Masuk Perairan Aceh Tanpa Izin, Kemenkumham Luncurkan Drone

Kapal pesiar asal Rusia bernama ‘La Datcha George Town’ terpergok lego jangkar di Pulau Rusa, Aceh Besar, Senin (8/2/2021).

Istimewa/Serambi
Kapal pesiar asal Rusia bernama ‘La Datcha George Town’ yang merapat di perairan Aceh, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BANDA ACEH - Kapal pesiar asal Rusia bernama ‘La Datcha George Town’ terpergok lego jangkar di Pulau Rusa, Aceh Besar, Senin (8/2/2021).

Masuknya kapal Rusia tersebut di perairan Aceh diketahui tanpa izin keimigrasian.

“Kapal itu masuk ke Indonesia tanpa melalui pintu keimigrasian, sehingga tidak ada izin imigrasi karena mereka tidak melapor,” kata Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Aceh, Heni Yuwono, sebagaimana dilansir Tribunjateng.com dari Serambinews.com, Senin (8/2/2021) petang.

“Mereka melanggar izin karena tidak ada komunikasi dengan pihak imigrasi. Dia melanggar hukum keimigrasian karena masuk ke Indonesia tanpa izin yang sah,” tegas Kakanwil Kemenkumham Aceh.

Kapal Induk AS USS Nimitz Masuk Selat Malaka, KASAL Instruksikan 5 KRI Pantau Ketat

3 Kapal Perang TNI AL Dikerahkan Ke Selat Malaka, Gelar Latihan Bersama Kapal Perang Perancis

TNI AL Kerahkan Kapal Perang KRI I Gusti Ngurah Rai Ke Ambalat di Perbatasan RI-Malaysia

KSAD Andika Perkasa Naikan Pangkat 8 Orang Jenderal TNI AD, Ini Daftarnya

Heni Yuwono menjelaskan, kapal asing tersebut sudah terlihat di perairan Aceh, sejak Jumat (5/2/2021).

Setelah itu, lanjut dia, pihaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait, dan kemudian bersama-sama melakukan pemeriksaan awal.

“Terpantau sejak 5 Februari, jadi kita lakukan lidik, kita kirim drone, ternyata memang betul ada ada 18 warga negara asing di kapal itu. Setelah itu, kita koordinasi dengan Airud, Lanal, KKP, lalu kita cek tadi (Senin-red),” paparnya.

Dari hasil pengecekan, ungkap Heni, tim menemukan sebanyak 18 penumpang dalam kapal pesiar tersebut.

Kakanwil Kemenkumham merincikan, ke-18 awak kapal asing itu terdiri atas 9 orang warga negara Inggris, dan 1 warga negara Spanyol.

Selanjutnya, 1 warga negara Filipina, 4 warga negara Belanda, 1 warga negara Jerman, 1 warga negara Belarusia, dan 1 warga negara Kanada.

Sementara kapal itu, menurut Kakanwil Kemenkumham Aceh, berasal dari negara Rusia.

“Benar, pemilik kapal warga negara Rusia,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Kapal Rusia Terpantau Masuk Perairan Aceh Sejak 5 Februari, Kemenkumham Kirim Drone Lakukan Lidik

Editor: m nur huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved