Breaking News:

Berita Karanganyar

Pasien Covid-19 di RSUD Karanganyar Menurun

Jumlah pasien Covid-19 yang jalani rawat inap di RSUD Karanganyar alami penurunan sejak akhir Januari.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat meninjau kesiapan RSUD Karanganyar terkait penambahan kapasitas tempat tidur untuk penanganan Covid-19, Selasa (9/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di RSUD Karanganyar mengalami penurunan sejak akhir Januari 2021.

Berdasarkan rata data yang dihimpun Tribunjateng.com dari instagram @dinkeskaranganyar pada Senin (8/2/2021), tercatat ada 340 kasus positif Covid-19. Dari jumlah itu 215 orang menjalani isolasi mandiri dan 125 orang menjalani rawat inap.

Kabid Yanmed RSUD Karanganyar, Kristanto menyampaikan, penurunan jumlah pasien terjadi sejak akhir bulan lalu. Namun Kris sapaan akrabnya belum bisa memastikan, penurunan tersebut apakah efek adanya kebijakan pembatasan kegiatan seperti Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

"Tren pasien Covid-19 di RSUD menurun, biasanya di atas seratus. Saat ini ada 65 pasien yang dirawat. Baik itu suspect dan terkonfirmasi," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (8/2/2021)

Dirut RSUD Karanganyar, Iwan Setiawan menambahkan, saat ini pihak rumah sakit sedang berupaya menambah kapasitas tempat tidur untuk penanganan Covid-19. 

"Kita selain menambah tempat tidur. Kita merencanakan membangun gedung ICU baru dengan kapasitas 20 tempat tidur," imbuhnya. 

Sebelumnya, RSUD Karanganyar memiliki 6 tempat tidur di ruang ICU dan direncanakan dalam pekan ini akan menambah sejumlah 8 tempat tidur. Penambahan kapasitas tersebut memang mengacu pada aturan yang ada. 

"Kebetulan Pak Gubernur kan bilang, setiap kabupaten ada 15 tempat tidur ICU. Nah makanya Karanganyar akan mengejar itu," ucapnya. 

Iwan menjelaskan, sampai saat ini ada total 383 tempat tidur untuk pasien. Namun karena pandemi Covid-19 kapasitas menjadi berkurang menjadi 296. Dari jumlah tersebut, 113 tempat tidur digunakan untuk pasien Covid-19. 

"Tapi minggu ini akan tambah, target 50 persen seperti Pak Gubernur canangkan. 50 persen harus perawatan Covid-19," jelasnya. 

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, kunjungan ke RSUD Karanganyar ini dalam rangka mengecek jumlah tempat tidur yang digunakan untuk penanganan Covid-19. Mengingat 50 persen dari kapasitas tempat tidur harus digunakan untuk penanganan Covid-19. 

"Kita persiapan itu. Sebentar lagi akan terpenuhi, maka kita cek," ujarnya. 

Di sisi lain, Juliyatmono berencana memberi nama rumah sakit daerah itu dengan nama Rumah Sakit Raden Mas Said. Selama ini masyarakat lebih mengenal dengan nama RSUD Karanganyar maupun Rumah Sakit Jengglong. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved