Breaking News:

Berita Batang

Puluhan Ormas di Batang Bersatu Lakukan Petisi Dukungan Pembangunan Islamic Center

Puluhan ormas serta tokoh agama dan tokoh masyarakat melakukan deklarasi dan membuat petisi.

Tribun Jateng/Dina Indriani
Puluhan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Batang melakukan deklarasi dan membuat petisi dukungan pembangunan Islamic Center, di Limpung, Batang, Selasa (9/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Puluhan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dari Ormas Islam, Ormas Wanita, Ormas Kepemudaan serta tokoh agama dan tokoh masyarakat melakukan deklarasi dan membuat petisi dukungan pembangunan Islamic Center.

Hal tersebut menindaklanjuti rencana Pemerintah Kabupaten Batang yang akan membangun Islamic Center dengan mengalihfungsikan pangkalan truk di Petamanan, Banyuputih. Namun masih ada sebagian pihak yang menentang pembangunan dan pengalihfungsian di lokasi tersebut.

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (FK KBIHU), KH Zaenal Arifin mengatakan tujuan yang baik yang sudah dengan cara yang baik tidak boleh terhambat oleh ulah pihak yang kontraproduktif.

"Karena masih ada pihak-pihak tertentu yang menentang tanpa didukung argumentasi yang mendasar, pada dasarnya kami mendukung Pemkab dalam pembangunan Islamic Center karena ini tujuannya baik," tutur KH Zaenal Arifin, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, pembangunan Islamic Center yang berlokasi di pangkalan truk Petamanan, Banyuputih dapat merubah mindset Batang menjadi lebih agamis.

"Selama ini mindset di lokasi itu kurang baik cenderung ke hal negatif untuk itu dengan dibangunnya Islamic Center bisa menjadi penerang untuk Batang," ujarnya.

Dia mengatakan tujuan dari deklarasi dan petisi ini untuk menyamakan persepsi dukungan.

Adapun isi petisi di antaranya, mendukung sepenuhnya pembangunan Islamic Center Kabupaten Batang dengan mengalihfungsikan bekas pangkalan truk Banyuputih.

Mendorong jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Batang untuk segera memulai proses pembangunannta sesuai timeline yang telah disusun.

Mengharap tetap dibukanya komunikasi dengan pihak-pihak yang tidak sehaluan dengan rencana pembangunan Islamic Center di Banyuputih.

Dalam seluruh proses pembangunan dan pemanfaatannya kelak diupayakan dengan sungguh-sungguh agar meminimalisir dampak ikutannya.

Nantinya petisi tersebut akan ditembuskan kepada Bupati Wihaji, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Mendagri, dan HAM.

"Bentuk dukungan kami secara persuasif, kami siap menjadi garda terdepan jika ada pertentangan pembangunan Islamic Center," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved