Breaking News:

Berita Internasional

Tak Ingin Harta Kekayaan Diungkap, Ratu Elizabeth II Diisukan Lobi Sejumlah Pejabat Inggris

Istana Buckingham membantah bahwa Ratu Elizabeth II pernah menghalangi hukum di tahun 1976 yang dapat membongkar rincian harta kekayaan

Editor: m nur huda
Victoria Jones / POOL / AFP
Ratu Inggris Elizabeth II berbicara dengan petugas Mi5 selama kunjungannya ke markas MI5, agen keamanan domestik Inggris, di Thames House di London pada 25 Februari 2020. Seorang asisten katering Istana Buckingham dipenjara setelah mengaku mencuri barang-barang dari kediaman Ratu Elizabeth dan menjualnya secara online. 

Pada April 2011, pemerintah mengonfirmasi bahwa perusahaan "tidak lagi dibebaskan dari persyaratan pengungkapan undang-undang perusahaan".

Ratu memiliki saham di perusahaan tersebut, menurut Guardian, yang telah dibubarkan.

Apa yang terjadi dengan dugaan investasi kerajaan di anak perusahaan tersebut masih belum jelas.

Ratu Elizabeth II, yang pada Sabtu memasuki tahun ke-70 sebagai ratu yang berkuasa, tetap diisolasi di Kastil Windsor bersama suaminya Pangeran Philip, Duke of Edinburgh, karena pandemi virus corona terus melanda Inggris.

Sebagai kepala negara, ratu diharapkan untuk tetap netral secara politik setiap saat, sebuah pernyataan yang ditegaskan di situs resmi keluarga kerajaan.

"Yang Mulia tidak ikut campur dalam perselisihan politik atau pribadi," bunyi situs web itu.

Keseluruhan kekayaan pribadi ratu masih belum diketahui.

Ia dianggap sebagai anggota keluarga kerajaan Inggris yang paling kaya.
Sunday Times Rich List tahun lalu memperkirakan bahwa kekayaan ratu berusia 94 tahun itu sekitar $ 480 juta.

Sebagian besar pendapatan ratu tetap dirahasiakan, meskipun sebagian dari nilainya diyakini berasal dari kepercayaan yang membentuk Koleksi Kerajaan, termasuk Permata Mahkota dan Menara London, juga berbagai properti.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ratu Elizabeth II Dikabarkan Melobi Pejabat untuk Sembunyikan Kekayaan Pribadi, Istana Membantah

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved