Berita Video
Video Akses Masuk Keluar RSI Sultan Agung Semarang Kebanjiran
RSI Sultan Agung Semarang berupaya melakukan penjemputan pasien yang hendak berobat namun terhalang banjir di jalan Kaligawe Raya.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video akses masuk keluar RSI Sultan Agung Semarang kebanjiran.
Jalan Kaligawe Raya masih terendam banjir sejak Sabtu (6/2/2021).
Ketinggian banjir masih sekitar 30 sentimeter hingga 1 meter.
Hal itu berdampak terhadap akses bagi kendaraan, termasuk akses menuju RSI Sultan Agung.
Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr Mashudi mengatakan, banjir sempat masuk ke bangunan lama rumah sakit.
Sedangkan bangunan baru terpantau aman.
Mayoritas aktivitas rumah sakit berada di bangunan baru sehingga operasional berjalan aman dan terkendali. Pelayanan juga berjalan lancar.
"Selama ini tidak ada keluhan dari penunggu.
Sajak awal, penunggu kami beri makanan.
Alhamdulillah tidak ada masalah terkait pelayanan rumah sakit," papar Mashudi, Selasa (9/2/2021).
Hanya saja, lanjut dia, pasien yang hendak keluar dan masuk terganggu lantaran genangan yang masih cukup tinggi.
Hal yang sangat dibutuhkan saat ini yaitu akses keluar masuk rumah sakit.
Menurutnya, pasien yang membutuhkan pelayanan akses cukup banyak.
Pihaknya merasa sangat terbantu dengan adanya mobil dari Polda, BPBD, dan komunitas offroad.
Rencananya, pihak rumah sakit juga akan berupaya melakukan penjemputan mulai besok apabila banjir belum juga surut.
"Pasien yang harusnya kontrol belum bisa tepat waktu.
Mereka tertunda karena akses.
Mulai besok, kami upayakan ada penjemputan apabila belum surut," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Pemerintah Kota Semarang sudah berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana untuk mengaktifkan pompa secara maksimal.
Lima pompa portabel juga dikerahkan di beberapa titik antara lain belakang Terminal Terboyo, Sringin, dan Tenggang.
"Ada satu yang rusak di Banjardowo, tapi besok sparepartnya sudah datang.
Saya harap semua pompa bisa hidup semua agar bisa segera surut," jelas Ita saat memberikan bantuan kepada RSI Sultan Agung.
Berdasarkan informasi yang ia dapatkan, banjir di Jalan Kaligawe Raya juga sudah mulai surut.
Sebelumnya, banjir mencapai paha orang dewasa.
Kini, perlahan mulai surut.
Dia berharap, Jalan Kaligawe Raya bisa dilalui kendaraan kecil mulai besok.
Sebagai bentuk empati, Pemerintah Kota Semarang memberikan 400 nasi bungkus kepada manajemen RSI Sultan Agung agar dibagikan kepada para penunggu pasien.
Pasalnya, mereka tidak bisa keluar akibat akses jalan yang masih sulit.
"Mereka mau pergi susah.
Walau sudah diberi oleh RS, tapi kebutuhan mereka terus menerus.
Saya harap ini bisa meringankan para penjaga pasien karena mereka bukan hanya dari Semarang tapi dari luar kota," paparnya.
Pantauan Tribun Jateng, Jalan Kaligawe Raya hanya dilalui oleh kendaraan besar.
Kendaraan kecil masih belum berani melintas.
Kendaraan kecil dari arah kota yang hendak menuju Demak diimbau untuk melewati Jalan Majapahit - Wolter Mongonsidi - Banjardowo atau bisa melalui Penggaron.
Sementara, kendaraan dari arah Jalan Yos Sudarso (Masjid Kubro) diimbau langsung menuju tol.
(*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE: