Breaking News:

DPRD Jateng

Hadi Santoso Sebut Cuaca Bukan Faktor Banjir Jateng: Pemerintah Kaget Tiba-tiba Hujannya Besar

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso berpendapat banjir tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Wakil Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Hadi Santoso 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Banjir besar di Jawa Tengah tidak hanya melanda Kota Semarang, tapi juga di sejumlah daerah, semisal Pati, Kudus, Demak, Kota Pekalongan.

Bahkan, berdasarkan data di Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) Provinsi Jateng, ada 28 kabupaten dan kota di Jateng yang dilanda banjir.

Artinya, hanya tujuh kabupaten dan kota yang masih aman.

Curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari ini disebut sebagai biang kerok terjadinya banjir.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem yang bisa berakibat pada bencana bisa berlangsung beberapa hari ke depan.

Meskipun demikian, Wakil Ketua Komisi D (Bidang Infrastruktur) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng, Hadi Santoso menyebut cuaca bukan satu-satunya faktor terjadinya banjir.

"3 pekan lalu sebelum banjir besar ini terdengar banjir di beberapa daerah di Jateng.

Lalu 4 hari lalu curah hujan tinggi terjadi.

Ada juga problem teknis semisal pompa yang tidak efektif seperti diungkapkan Pak Ganjar (gubernur).

Artinya, di sisi manajemen, pemerintah kaget karena tiba-tiba hujannya besar," kata Hadi, Rabu (10/2/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved