Breaking News:

Berita Kudus

Hartopo Instruksikan Tujuh Kecamatan Siaga Banjir dan Longsor

Antisipasi meluasnya banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menginstruksikan tujuh kecamatan tetap siaga.

IST
Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Kudus H.M Hartopo didampingi perwakilan Dandim 0722/Kudus dan perwakilan Kapolres Kudus beserta Sekda Kudus, menggelar Rapat koordinasi siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor di kabupaten Kudus bersama dengan Asisten Sekda, Kepala OPD, serta para Camat Kabupaten Kudus di Gedung Setda lantai IV pada (10/2). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Antisipasi meluasnya banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menginstruksikan tujuh kecamatan tetap siaga.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo berpesan kepada camat untuk siaga banjir dan tanah longsor.

Hal itu menyusul curah hujan tinggi dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kota Kretek.

"Ada tujuh kecamatan yang saya minta untuk siaga banjir dan tanah longsor," ujar dia, usai rapat koordinasi bencana banjir dan longsor di Lantai 4 Gedung Setda Kudus, Rabu (10/2/2021).

Tujuh kecamatan yang diminta siaga bencana itu yakni Kecamatan Mejobo, Jati, Undaan, Gebog, Kaliwungu, Mejobo, dan Dawe.

"Kecuali Kecamatan Bae dan Kota, saya minta camatnya siaga," ujar dia.

Pihaknya mencontohkan, untuk warga yang berada di lereng yang rawan longsor untuk segera mengungsi.

"Saya minta camat untuk mendata warga yang berada di lokasi rawan longsor untuk mengungsi," ujarnya.

Meskipun saat ini masih fokus dalam penanganan banjir, Hartopo tetap mengantisipasi terjadinya longsor.

"Sementara bisa ke tempat pengungsian atau ke rumah saudaranya," ujar dia.

Pihaknya juga meminta untuk membuat dapur umum agar para pengungsi tidak kelaparan selama berada di sana.

"Semua pasokan logistik kami cukupi," ujar dia. (Raf) 

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved