Breaking News:

Berita Semarang

Inilah Srikandi-Srikandi Cantik Relawan Dapur Umum Universitas Semarang

Penanganan korban bencana membutuhkan kepedulian sosial dari siapa saja tanpa memandang gender.

Istimewa
Potret srikandi-srikandi yang menjadi relawan posko dapur umum Universitas Semarang (USM). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penanganan korban bencana membutuhkan kepedulian sosial dari siapa saja tanpa memandang gender. Buktinya relawan-relawan yang terjun membantu korban bencana banjir juga banyak srikandi-srikandi yang hebat.

Potret srikandi-srikandi yang menjadi relawan posko dapur umum Universitas Semarang (USM).
Potret srikandi-srikandi yang menjadi relawan posko dapur umum Universitas Semarang (USM). (Istimewa)

Di antaranya Ega Rizqi Fitri Ardiana, yang ikut terlibat dalam tim dapur umum di Posko Dapur Umum Universitas Semarang (USM), Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Telogosari, Kota Semarang.

Gadis cantik itu bersama lima rekannya bergabung bersama tim lain dari kampus STIE BPD Jateng, Unissula, PMR MAN 1 Semarang, dan Pramuka SMKN 7 Semarang di posko dapur umum USM. Ega bergabung dengan posko dapur umum USM berawal informasi dari komandannya di KSR.

"Ini merupakan pengalaman pertama kali dalam membantu penanganan korban bencana banjir dan langsung terjun ke lapangan bahkan sampai mendistribusikan makanan di daerah Muktiharjo Kidul dengan kondisi air masih tergenang di atas lutut," kata Ega, Rabu (10/2/2021).

Karena faktor kemanusiaan, Ega terjun langsung sebagai relawan membantu warga terdampak banjir di Kota Semarang. Selain itu, menjadi relawan juga menjadi ajang dirinya untuk belajar terkait manajemen bencana alam.

"Di tim dapur umum, kita dituntut untuk bisa mengatur menu makanan yang sehat, harus menjaga kesehatan, mengatur pola tidur dan lain-lain. Intinya di sini kita banyak pengalamannya," tambahnya.

Srikandi lainnya, Zahra Euclidya Karim, personel PMR MAN 1 Kota Semarang. Ia juga sangat sigap dalam membantu korban banjir melalui posko dapur umum USM.

Zahra bersama 10 rekannya siswa MAN 1 Kota Semarang bergabung di USM didampingi guru yang juga ikut berpartisipasi dalam tim dapur umum bahkan sempat ikut terjun ke lokasi banjir di Genuksari dan Kalisari Sayung Demak.

Koordinator tim yang sekaligus Pembina KSR USM, Saiful Hadi mengatakan, sangat terbantu dengan adanya tim gabungan dari berbagai kampus dan sekolah untuk membantu menangani korban banjir di Kota Semarang. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved