Breaking News:

Berita Temanggung

Kementerian PUPR Serahkan 4 Proyek Revitalisasi Rp 5,1 Miliar kepada Pemkab Temanggung

Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya Republik Indonesia menyerahkan hasil 4 proyek.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Temanggung menandatangani berita acara serah terima 4 proyek revitalisasi pada 2020 senilai Rp 5,1 miliar, Kamis (11/2/2021) di Pendopo Jenar. 

Seperti contoh pengelolaan dan perawatan tanaman-tanaman atau gedung-gedung yang telah direvitalisasi. "Kami mohon maaf apabila pelaksaan (proyek) kemarin ada satu hal yang terganggu di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.

Bupati Temanggung, M Al Khadziq mengucapkan rasa terimakasih atas bantuan Pemerintah Pusat dalam mendukung program-program Temanggung melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR RI. 

Katanya, Temanggung memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Termasuk wisata desa, sebagai jembatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Temanggung kini memiliki kota pusaka di Kota Parakan sebagai warisan budaya. Semoga pembangunan yang telah selesai bisa bermanfaat untuk masyarakat," tuturnya.

Kepala DPUPR Temanggung, Hendra Sumaryana menambahkan, selesainya 4 proyek revitalisasi ini akan diserahkan kepada pemerintah desa masing-masing. Artinya, Pemdes bertanggungjawab penuh atas pengelolaan, perawatan dan pengembangannya dengan memaksimalkan Bumdes masing-masing.

"Harapan dengan selesainya kegiatan ini, bisa dimanfaatkan masyarakat di bawah pemerintah desa sebagai pengelola. Dengan Bumdesnya, pemerintah desa bisa mengelola potensi wisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa setempat," tuturnya. 

Anggota DPR RI Komisi V, Sudjaji menambahkan, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk senantiasa mengawal dana alokasi pembangunan sampai tingkat desa.

Pemerintah Kabupaten Temanggung juga diimbau untuk menyusun strategi penataan jalan hingga tempat wisata guna menarik pengunjung. Termasuk wisata air, dan tempat-tempat yang menjadi ikon Temanggung dengan target meningkatkan potensi wisata lokal.

"Mohon dinas terkait juga menyurvei pariwisata yang ada. Kades harus bisa bersinergi untuk menjaga dan merawat potensi yang ada di wilayahnya," harapnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved