Breaking News:

Berita Pekalongan

Pegawai Dinsos di Pekalongan Berkaraoke saat Korban Banjir Minta Bantuan, Wali Kota Berikan Sanksi

Ulah oknum pegawai dinas sosial di Pekalongan bikin Gubernur Jateng Geram. Ia justru berkaraoke saat warga yang merupakan korban banjir.

Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat dapur umum pengungsian banjir Kabupaten Demak, Selasa 9 Februari 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Ulah oknum pegawai dinas sosial di Pekalongan bikin Gubernur Jateng Geram.

Ia justru berkaraoke saat warga yang merupakan korban banjir di Pekalongan meminta bantuan beras.

Kejadian ini diunggah ke media sosial hingga viral.

Menyusul unggahan viral tersebut, Kepala Dinas Sosial memberi klarifikasi hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun ikut turun tangan.

Anak-anak di P‎engungsian Banjir Mulai Jenuh, PC GP Ansor Kudus Beri Trauma Healing

Ganjar Bocorkan Nasib Oknum Dinsos Pekalongan Lagi Karaoke, Persulit Korban Banjir Minta Beras

Ganjar Bocorkan Nasib Oknum Dinsos Pekalongan Lagi Karaoke, Persulit Korban Banjir Minta Beras

Peduli Korban Banjir di Pekalongan, Komunitas GRAVINCI Berikan Bantuan 

Persoalan tersebut mulanya diketahui dari unggahan akun Mamase Eko di grup Facebook Pekalongan Info. 

Eko menyebut mendapati sejumlah orang yang malah asyik berkaroke saat ia meminta dan sejumlah warga menembus banjir untuk meminta bantuan beras.

"Hari Minggu malam kami datang ke dinsos dg Pak RT dan Pak RW menerjang banjir menggunakan Tossa untuk meminta bantuan bagi warga di 4 RT di Krapyak, sampe di sana dibilangin bahw astok habis, terus kami bilang bahwa sepertinya di dalam masih ada sisa 5 karung beras (padahal kita menduga saja) tiba2 oknum petugas gelagapan dan akhirnya menemui rekannya, lalu rekannya datang dengan alasan yang beda, dia minta surat2 yang sudah kami bawa.

dan lalu kasih alasan bahwa surat2 tersebut tidak lengkap karena tidak ada cap dari kelurahan, kami nego..gimana kalau misal hari ini juga kami minta cap kelurahan apakah bantuan bisa cair..kurang lebih dia memastikan bisa..kemudian kami nego gimana kalau berasnya kami bawa sekalian sama petugas untuk mengambil bersama2 surat yang di cap kelurahan..beliau bilang tidak bisa..padahal untuk sampai dinsos kami menerjang banjir yang cukup dalam,

yang lebih bikin kami emosi..yang di dalam banyak oknum yang santai-santai sambil karaoke..

stlh debat cukup keras akhirnya kami dikasih 25kg..untuk 4 RT..paginya kami diminta datang dan membawa surat2 dari kelurahan..harapannya 3 RT yang belum kebagian bisa dapat..dan.....hanya dapat 25 kg...yowes lah..."

Halaman
12
Editor: rival al manaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved