Breaking News:

Berita Karanganyar

ASN Karanganyar Diimbau Tidak Plesiran Saat Akhir Pekan dan Libur Nasional Selama PPKM Mikro

ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar diimbau tidak plesiran saat akhir pekan maupun libur nasional.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kepala BKPSDM Karanganyar, Suprapto 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Karanganyar diimbau tidak plesiran saat akhir pekan maupun libur nasional selama diterapkannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro pada 9-22 Februari 2021. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, Suprapto menyampaikan, para ASN yang ada di Kabupaten Karanganyar diimbau supaya tidak berwisata selama PPKM berbasis mikro sesuai instruksi dari pemerintah pusat.

Para ASN diminta supaya tetap berada di rumah saat akhir pekan maupun libur nasional. Kendati demikian, ada pengecualian bagi para ASN apabila ternyata ada keperluan yang mendesak. 

"Ada instruksi jangan sampai ada kegiatan keluar dari rumah termasuk untuk berwisata. Ini dalam rangka PPKM mikro. Saat akhir pekan dan libur nasional," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (12/2/2021). 

Suprapto menuturkan, tidak ada saksi khusus yang dikenakan kepada ASN yang kedapatan melanggar aturan tersebut. Mereka yang melanggar akan mendapatkan peringatan baik secara lisan maupun tertulis.  

Dia mengimbau, sebagai ASN yang baik diharapkan dapat mematuhi aturan sesuai instruksi dari pemerintah pusat, gubernur maupun daerah. 

Pemkab Karanganyar telah mengeluarkan Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/5 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan corona virus disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian corona virus disease 2019.

Dalam instruksi tersebut kepala perangkat daerah/kepala desa/lurah diminta menerapkan work from home (WFH) sebesar 50 persen dan work from office (WFO) sebesar 50 persen. 

"Karena WFH kebijakan pemerintah pusat, absensinya tetap online. Pakai aplikasi Aku Hadir. Jadi absennya dinas luar, dalam daerah," jelas Suprapto. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved