Piala Dunia Antarklub 2020
Bayern Munchen Juara Piala Dunia Antarklub dan Menyabet Predikat Sextuple, Samari Rekor Barcelona
Bayern Munchen Juara Piala Dunia Antarklub dan Menyabet Predikat Sextuple, Samari Rekor Barcelona
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: abduh imanulhaq
Bayern Munchen Juara Piala Dunia Antarklub dan Menyabet Predikat Sextuple, Samari Rekor Barcelona
TRIBUNJATENG.COM - Bayern Munchen sukses menjuarai Piala Dunia Antarklub 2020, Jumat (12/2/2021).
Di partai puncak, Bayern Munchen menumbangkan klub asal Meksiko, Tigres UANL.
Gelar juara ini sekaligus membuat Bayern Munchen meraih predikat Sextuple.
Pasalnya, Bayern Munchen telah menenangkan enam kompetisi besar, yakni Liga Champions, Bundesliga, DFB-Pokal, Piala Super Eropa, DFL-Supercup dan Piala Dunia Klub 2020.
• Jadwal dan Link Live Streaming Liga Inggris Liverpool Vs Leicester dan Manchester City Vs Tottenham
• Jadwal La Liga Spanyol Real Madrid Vs Valencia, Klasemen, Hasil, Top Skor dan Link Live Streaming
• Jadwal Serie A Liga Italia Spezia Vs AC Milan, Klasemen, Hasil, Top Skor dan Link Live Streaming
• Makna Selebrasi Gol Ibrahimovic Ditanggapi Petinggi AC Milan, Kontrak Seumur Hidup di Rossoneri?
Menghadapi Tigres UANL di final, Bayern Munchen keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Benjamin Pavard pada menit ke-61.
Prestasi ini menyamai torehan yang sebelumnya pernah dicapai oleh Barcelona bersama Pep Guardiola pada 2009.
Selaku jagoan Eropa, Bayern Munchen sejatinya tidak menemukan masalah kala bentrok dengan Tigres UANL.
Meski mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 55 persen, Munchen justru dibuat kesulitan oleh perlawanan Tigres.
Turun dengan kekuatan terbaiknya minus Thomas Mueller, Munchen langsung menggebrak sejak menit awal.
Setelah melewati 15 menit awal tanpa gol, Munchen sempat membuka angka pada menit ke-18.
Sepakan Joshua Kimmich dari sudut kotak penalti membuat Munchen unggul 1-0 atas Tigres.
Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah melakukan pengecekan VAR.
Gol Joshua Kimmich tidak sah lantaran Robert Lewandowski berada dalam posisi offside.
Meski tidak mengambil bola, dia menutupi laju kiper Nahuel Guzman.
Peluang kembali didapat Munchen pada menit ke-25, kali ini melalui sepakan jarak jauh Kingsley Coman.
Namun, sepakan kaki kanan Coman dari luar kotak penalti masih bisa digagalkan Nahuel Guzman.
Sepuluh menit berselang, gantian Leroy Sane yang nyaris membuka keunggulan bagi Die Roten.
Memanfaatkan umpan Serge Gnabry, Leroy Sane segera melepaskan tembakan dari celah sempit di sudut penalti.
Namun, tembakan winger asal Jerman itu masih membentur tiang gawang Tigres dan hanya menghasilkan tendangan gawang.
Adapun Tigres yang mengandalkan Andre-Pierre Gignac di depan, tidak mampu berbuat banyak dan belum menciptakan peluang matang.
Pertahanan kuat yang dibangun Benjamin Pavard, Niklas Suele dan Lucas Hernandez tak bisa ditembus oleh para pemain Tigres.
Hingga laga babak pertama usai, Munchen dan Tigres harus puas dengan skor 0-0.
Di babak kedua, Munchen tidak mengubah gaya bermainnya dan sukses membuka angka melalui Benjamin Pavard pada menit ke-61.
Meski sempat dianulir karena Robert Lewandowski terperangkap offiside dalam berduel dengan Guzman, gol Benjamin Pavard akhirnya disahkan.
Setelah melalui pengecekan VAR, gol Pavard dianggap sah oleh wasit.
Sepakannya yang memanfaatkan sundulan Lewandowski di dalam kotak penalti mengubah kedudukan menjadi 1-0 bagi Munchen.
Pada menit ke-68, Tigres sempat melancarkan protes keras kepada wasit guna meminta hadiah penalti.
Tendangan bebas Andre-Pierre Gignac sempat dihalau oleh Lucas Hernandez dengan kepalanya.
Bola sapuan mengarah ke Alaba di dekatnya dan mengenai bagian dadanya.
Para pemain Tigres langsung berteriak situasi tersebut tampak seperti handsball, tetapi wasit tidak menggubris.
Tigres belum membuat perubahan dalam komposisi pemain meskipun tim mereka tampak buntu untuk menyerang sejauh ini.
Di sisi lain, Tigres juga lebih banyak bertahan hingga laga memasuki menit ke-80.
Peluang kembali didapat Munchen lewat sepakan jarak jauh Corentin Tolisso pada menit ke-82.
Sepakan dari jarak jauh Corentin Tolisso yang mengarah ke sudut kanan bawah sempat dihalau oleh Guzman dan membentur tiang gawang.
Lagi-lagi Guzman dipaksa bekerja keras lantaran mampu menggagalkan dua sepakan beruntun dari Eric-Maxim Choupo-Moting dan Kimmich pada menit ke-86.
Hingga laga usai, keunggulan 1-0 Munchen atas Tigres bertahan dan kampiun Bundesliga tersebut resmi meraih gelar Piala Dunia Klub.
Kemenangan ini membuat Munchen mengakhiri dahaga gelar Piala Dunia Klub yang terkahir diraih pada edisi 2013.
Mereka pun turut menyamai prestasi Barcelona yang meraih gelar sextuple bersama Pep Guardiola pada 2009.
Bayern Munchen 1-0 Tigres UANL (Benjamin Pavard 61')
Berikut susunan pemain Bayern Munchen dan Tigres UANL:
Bayern Munchen (4-2-3-1): 1-Manuel Neuer; 5-Benjamin Pavard, 4-Niklas Suele, 21-Lucas Hernandez, 19-Alphonso Davies; 6-Joshua Kimmich, 27-David Alaba; 10-Leroy Sane (42-Jamal Musiala 73'), 7-Serge Gnabry (24-Corentin Tolisso 64'), 29-Kingsley Coman (11-Douglas Costa 73'); 9-Robert Lewandowski (13-Eric Maxim Choupo-Moting 73')
Pelatih: Hansi Flick
Tigres UANL (4-4-2): 1-Nahuel Guzman; 28-Luis Rodriguez (33-Julian Quinones 80'), 13-Diego Reyes, 3-Carlos Salcedo, 29-Jesus Duenas; 20-Javier Aquino, 5-Rafael Carioca, 19-Guido Pizarro, 23-Luis Quinones; 10-Andre-Pierre Gignac, 32-Carlos Gonzalez
Pelatih: Ricardo Ferretti
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bayern-munchen-juara-piala-dunia-antarklub-dan-menyabet-predikat-sextuple-samari-rekor-barcelona.jpg)