Breaking News:

KKN Undip

Gandeng Karang Taruna, Mahasiswa KKN Undip Ini Bikin Lavitrap Pencegah Nyamuk

Kegiatan KKN TIM I UNDIP 2021 yang dilaksanakan di Kelurahan Penarukan RT03/RW03 Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang dilaksanakan oleh satu mahasiswa

IST
Mahasiswa KKN TIM I UNDIP 2021, Khafid Anwar Cholid bersama karang taruna Kelurahan Penarukan RT03/RW03 Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG – Kegiatan KKN TIM I UNDIP 2021 yang dilaksanakan di Kelurahan Penarukan RT03/RW03 Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang dilaksanakan oleh satu mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Khafid Anwar Cholid.

Kegiatan KKN dilakukan di RT03/RW03 Kelurahan Penarukan dengan membuat lavitrap bersama dengan karang taruna RW 03.

“Pembuatan Lavitrap ini memanfaatkan botol bekas air mineral, sehingga botol bekas tersebut tidak terbuang percuma dan mencemari lingkungan,” katanya, Kamis (11/2/2021).

Saat ini Indonesia sedang memasuki musim penghujan sehingga perlu melakukan upaya untuk mengurangi perkembangan nyamuk di lingkungan kita.

Upaya yang dilakukan tidak cukup hanya dengan 3M, yakni menutup, menguras, dan memanfaatkan barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembang biakan nyamuk.

“Kita harus berteman dengan nyamuk sehingga kita bisa mengetahui tentang siklus hidup nyamuk, kebiasaan nyamuk yang akan memudahkan kita dalam melakukan pengendaliannya,” katanya.

Perangkap nyamuk Lavitrap merupakan cara yang lebih efektif untuk mengurangi keberadaan nyamuk di lingkungan sekitar.

Alat ini bertujuan untuk membunuh bibit nyamuk berupa larva yang nantinya tumbuh menjadi nyamuk dewasa yang berpotensi dalam penyebaran penyakit.

Metode penggunaan lavitrap sendiri yaitu menarik perhatian nyamuk untuk bertelur di dalamnya kemudian telur akan menetas dan menjadi larva/jentik nyamuk dan akan terperangkap di dalamnya.

“Adanya Lavitrap yang dipasang disekitar rumah warga maka akan menekan perkembangbiakan nyamuk dengan memerangkap larva dan membunuhnya,” katanya.

Kegiatan pembuatan lavitrap ini diharapkan dapat diikuti oleh masyarakat sekitar terlebih saat ini Indonesia memasuki musim penghujan.

“Dengan memanfatkan botol bekas air mineral yang ada juga akan menjadikan botol bekas air mineral menjadi lebih bermanfaat dan tidak mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik,” katanya. (*) 

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved