Breaking News:

Berita Video

Video Klarifikasi SP3 Penanganan Limbah Padat Mantan Kapolres Pekalongan

Mantan Kapolres Pekalongan AKBP Ferry Sandi Sitepu angkat bicara terkait SP3 penanganan lmbah padat.

"Jadi Pak Kasatreskrim kalau sudah tanda tangan semua dan masalah harusnya lapor ke saya," kata dia.

Sebelumnya, mantan Kanit 3 Satreskrim Polres Pekalongan Iptu Joyo Suharto melaporkan mantan Kasubdit Pengamanan Internal (Paminal) Polda Jateng beserta satu anggotanya  karena diduga melakukan penganiayaan. 

Iptu Joyo mengalami penganiayaan pada bulan Oktober 2019 lalu. Penganiayaan tersebut dilaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng dengan nomor Laporan Polisi LP/B/1/1/2021/JATENG/DITRESKRIMUM pada (1/1) lalu.

"Saya melaporkan anggota Propam AKBP R, dan AKP A karena telah melakukan penganiayaan," ujarnya, saat ditemui Tribun Jateng beberapa hari lalu.

Menurutnya, kronologi awal kejadian ketika Unit 3 Satreskrim Polres Pekalongan mendapatkan limpahan Satlantas Polres Pekalongan terkait penahanan truk pengangkut batu bara dari arah Cirebon pada 25 Agustus 2019 lalu.

Kala itu Kapolres Pekalongan Kota yang masih dijabat AKBP Ferry Sandi Sitepu memerintahkan untuk memeriksa asal muasal truk.

"Saat itu saya memeriksa sopir truk bernama Nur Kholip. Lalu penyidik memeriksa saksi lainnya dan pemilik muatan itu. Setelah dilakukan pemeriksaan kepada pemilik batu bara pada 10 September 2019,  ternyata betul muatan batu bara truk memiliki kelengkapan surat. Lalu melaporkan hal tersebut ke Kapolres dan truk itu dikembalikan ke sopir, "jelas dia.

Namun, permasalahan tidak berhenti disitu, sopir truk tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Paminal Polda Jateng. 

Pada awal bulan Oktober 2019 AKP A beserta satu anggota BIDPROPAM Polda Jateng meminta keterangan kepada dirinya dan anggotanya terkait penahanan  truk batu bara.

"Waktu itu menanyakan kenapa truknya ditahan kurang lebih 15 hari. Penyidik menjawab bahwa pada awal pemeriksaan sopir truk itu memberikan keterangan palsu terkait asal-usul batu bara. Penyidik melepaskan truk itu sampai jelas asal usul pemilik batu bara itu,"paparnya.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved