Breaking News:

Berita Video

Video Klarifikasi SP3 Penanganan Limbah Padat Mantan Kapolres Pekalongan

Mantan Kapolres Pekalongan AKBP Ferry Sandi Sitepu angkat bicara terkait SP3 penanganan lmbah padat.

Rupanya pemeriksaan tidak berhenti disitu. Pada Rabu 9 Oktober 2019, pukul 09.00 pemeriksaan berkambang ke perkara lainnya terkait penanganan limbah, koperasi Polres Pekalongan, penanganan narkoba  yang sama sekali tidak dilakukannya.

"Kemudian pada pukul 20.00 saya dipanggil ke ruang Wakapolres Kota untuk menghadap AKBP R dan AKP S. Di ruangan itulah AKBP R meminta dua buah ponselnya sembari menanyakan terkait koperasi Polres Pekalongan Kota, dan penanganan batu bara,"jelasnya.

Saat itu,dia juga dituduh menggunakan narkoba. Ia dipaksa untuk melakukan tes urine dan hasilnya negatif. 

"Saya kembali ditanya terkait penanganan batu bara. Saya menjawab sudah ada Laporan Polisi (LP) sekarang sedang penyelidikan. Terus penanangan batu bara yang lainnya saya jawab itu saja. Saya tidak hafal karena ada yang ditangani unit Reskrim lainnya,"paparnya.

Kemudian, dihari berikutnya sekira pukul 03.00 pagi AKBP R mengambil tasnya dan beserta isinya berupa kunci mobil serta flashdisk. AKBP Roni memeriksa STNK mobil itu benar miliknya atau tidak.

"Saya ditanya mobil ada suratnya tidak. Saya jawab ada atas nama sendiri dan masih kredit. Salah satu anggotanya menjawab STNK palsu dan selanjutnya menggeledah semua isi mobil serta membawa tas ransel hitam milik saya yang berisi laptop Asus. Mobil beserta kunci diserahkan ke anggota Propam Polres Pekalongan untuk selanjutnya dilakukan pengecekan fisik,"terangnya.

Sekira pukul 14.00 dirinya kembali diajak AKP S  ke ruangan Kasi Propam. Pada ruangan itu telah terdapat AKBP R, dan AKP A Putra beserta dua perwira lainnya.

Pada pertemuan tersebut dirinya dipaksa mengaku sesuatu yang tidak jelas oleh AKBP R. Saat itulah AKBP R merasa kesal langsung menampar mengenai pelipis kirinya. 

Kemudian AKP A memukul menggunakan tangan kanan dan mengenai kepala bagian kiri. Lalu dia dipukul lagi di bagian belakang kepalanya dan tersungkur. Saat akan dipukul lagi, AKBP R menepis.

"Saat pemeriksaan itu saya didesak apakah Kapolres (AKBP Ferry) mendapat jatah bulanan dari pengusaha batu bara. Saya jawab tidak tahu,"ujar dia.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved