Breaking News:

Berita Kendal

Yayasan Cinta Dhuafa Kendal Salurkan Bantuan Bahan Pokok Kepada Puluhan Anak Yatim Terdampak Bencana

Yayasan Cinta Dhuafa Kendal gandeng Kitabisa.com salurkan bantuan bahan pokok kepada puluhan anak yatim.

Yayasan Cinta Dhuafa Kendal Salurkan Bantuan Bahan Pokok Kepada Puluhan Anak Yatim Terdampak Bencana
Istimewa
Penyaluran bantuan sembako dari Yayasan Cinta Dhuafa Kendal dan Kitabisa.com kepada anak yatim dhuafa yang terdampak banjir, Jumat (12/2/2021).

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Yayasan Cinta Dhuafa Kendal menggandeng Kitabisa.com menyalurkan bantuan bahan pokok kepada puluhan anak yatim dari keluarga kurang mampu yang terdampak bencana banjir, angin puting beliung, hingga tanah longsor. 

Bantuan yang diberikan meliputi 1,5 ton beras, 200 kilogram telur, 120 liter minyak goreng, dan mie instan 30 karton. 

Ketua Yayasan Cinta Dhuafa Kendal, Budi Raharjo mengatakan, banyak anak asuhnya yang terdampak banjir hingga bencana lain. Di antaranya di Desa Kumpulrejo dan Desa Purwokerto Kecamatan Patebon, Kelurahan Trompo, Sukodono dan Bandengan Kecamatan Kendal.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada anak yatim dhuafa yang terdampak bencana angin di Desa Sendang Dawung Kecamatan Kangkung.

"Mereka perlu mendapatkan perhatian dengan adanya bencana. Apalagi, bagi mereka yang keluarganya, rumahnya terendam banjir selama beberapa hari. Dengan membantu mereka, otomatis juga membantu keluarganya," terang Budi, Jumat (12/2/2021).

Kordinator Kitabisa.com, Muhammad Rijal mengatakan,  Kendal menjadi satu di antara sasaran menyalurkan bantuan karena dilanda bencana banjir di yang cukup luas. Khususnya pada beberapa wilayah yang terendam banjir dalam beberapa hari. Sehingga warga terisolir tidak bisa berbuat lebih banyak. 

"Wilayah Kendal yang terkena banjir itu cukup luas dan ada yang lama terisolir sampai empat hari sehingga tidak bisa bekerja. Bagi keluarga yang tidak mampu tentu cukup berat untuk memenuhi kebutuhannya," terangnya.

Ahmad Syafii, warga Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal mengatakan, di wilayahnya terdapat 15 anak yatim dhuafa yang terdampak banjir. Kondisinya pun cukup memprihatinkan karena tidak bisa bekerja, sementara cadangan makanan tak punya. 

"Bantuan sembako yang disalurkan di Kelurahan Bandengan akan dibagikan kepada anak-anak yatim yang kondisi keluarga memprihatinkan dan terkena banjir," tuturnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved