Breaking News:

Berita Pemalang

Nge-Punk di Jalan Pantura Pemalang, Ipan Kalang Kabut Diteriaki Sang Ayah

Muka lelaki yang nengaku bernama Suprih itu nampak nampak Kesal, tatapannya ke dua bocah itu juga terlihat tajam. 

Tribun Jateng/Budi Susanto
Dua bocah, ngamen di traffic lights yang ada di wilayah Kecamatan Comal, Pemalang, Sabtu (13/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Tepuk tangan berirama, mengiringi nyanyian dua bocah berusia belasan tahun, saat mereka mendendangkan lagu berjudul Negeri-negeri ciptaan Marjina Band. 

Badan mereka nampak basah kuyup, karena hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang

Meski demikian, keduanya terkesan tak menghiruakan kondisi tersebut, dan tetap bernyanyi di traffic lights yang ada di wilayah Kecamatan Comal Pemalang. 

Baca juga: Fly Over Purwosari Solo Diresmikan, Ganjar: Mudah-mudahan Tidak Macet Lagi

Baca juga: Resmi, Fly Over Purwosari Solo Kini Bisa Digunakan Masyarakat 

Baca juga: Tinjau PPKM Mikro di Solo, Kapolda Jateng: Semua Kelurahan Sudah Mendirikan Posko

"Bocah-bocah kecil merintih melangsungkan mimpi di jalanan, buruh kerap dihadapi, penderitaan. Inilah negeri kita, alamnya kelam tiada berbintang. Dari derita dan derita, menderita," teriak kedua bocah itu sembari meminta belas kasihan ke pengguna jalan. 

Dua bocah, ngamen di traffic lights yang ada di wilayah Kecamatan Comal, Pemalang, Sabtu (13/2/2021).
Dua bocah, ngamen di traffic lights yang ada di wilayah Kecamatan Comal, Pemalang, Sabtu (13/2/2021). (Tribun Jateng/Budi Susanto)

Beberapa pengguna jalan pun nampak acuh melihat kedua bocah itu ngamen di tengah derasnya guyuran hujan. 

Namun tak jarang beberapa lainya, sempat memberikan uang ke dua bocah yang mengenakan kaos berwarna merah dan hitam itu. 

Nayian dua bocah itu pun buyar kala seorang lelaki berteriak keras, memanggil satu di antara bocah tersebut. 

"Pan, Ipan bali ora, tak parani yen ora bali (Ipan pulang atau tidak, kalau tidak saya datangi)," teriak lelaki paruh baya yang menggenakan jas hujan di tepi jalan, Sabtu (13/2/2021). 

Muka lelaki yang nengaku bernama Suprih itu nampak nampak Kesal, tatapannya ke dua bocah itu juga terlihat tajam. 

"Tidak sekolah malah nge-punk di jalanan, mau jadi apa pan," tegasnya sembari menunggu dua bocah tersebut.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved