Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Selingkuh

Gestur Mayat Percil Pebinor Tulungagung Jadi Tanda Tanya, Aib Terbongkar Sebelum Ajal

Gestur mayat Percil alias Rohmansyah si pebinor atau perebut bini orang di Tulungagung masih menjadi tanda kepolisian yang menyelidikinya.

Tayang:
Istimewa
Polisi mengevakuasi mayat Percil alias Rohmansyah pria 33 tahun. 

Penulis: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, TULUNGAGUNG - Gestur mayat Percil si pebinor atau perebut bini orang di Tulungagung masih menjadi tanda kepolisian yang menyelidikinya.

Kejadian itu pada Sabtu 13 Februari 2021.

Mayat percil ditemukan warga di sebuah ladang di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Percil meninggal dalam keadaan kaku.

Dua tangannya mendekap di dada.

Psosisinya tengkurap, bertelanjang dada.

Dia hanya mengenakan celana pendek jeans berwarna biru.

Siapakah Percil?

Nama asli Percil adalah Rohmansyah. 

Dia seorang pria berumur 33 tahun. 

Percil merupakan warga Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Aib Percil terbongkar sebelum ajal menjemputnya. 

Dia terpergok berselingkuh dengan istri orang. 

Lokasi penggerebekan di salah satu rumah kerabat Percil di Desa Karanggandu.

"Iya ada penggerebekan, sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Tatar Hernawan, saat dikonfirmasi.

Percil sedang bersama seorang wanita istri orang ketika digerebek.

Pria yang menggerebek ini diduga suami dari perempuan itu.

"Informasinya (bersama istri orang) sudah tiga hari," tambah Tatar.

Percil kemudian kabur keluar rumah.

Tak ada kabar, ia ditemukan meninggal dunia sekitar tiga jam kemudian.

Olah TKP

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan fisik luar oleh dokter, tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan di tubuh korban.

Kapolsek Watulimo AKP Suraji mengatakan, polisi langsung membawa jenazah ke rumah sakit menaiki ambulans.

"Untuk menentukan penyebab korban meninggal, masih menunggu hasil otopsi," ucapnya.

Otopsi terhadap jenazah korban akan dilakukan pada Sabtu (13/2/2021) sore.

Kepolisian belum dapat memastikan penyebab tewasnya Rohmansah.

Saat ini, polisi masih memeriksa secara intens beberapa orang saksi di Polsek Watulimo.

"Ada empat orang yang sekarang kami periksa," kata Suraji.

Empat orang itu termasuk suami-istri yang turut terlibat pada kejadian penggerebekan sebelum jenazah korban ditemukan.

Sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved