Breaking News:

Liputan Khusus

BPN Terbitkan Sertifikat Elektronik Bila Ada Transaksi Jual Beli Tanah

Banyak orang khawatir karena mengira sertifikat tanah yang saat ini di tangan warga akan ditarik oleh pemerintah.

tribunjateng/wid
BPN tidak menarik sertifikat tanah yang konvensional. Namun akan menerbitkan sertifikat elektronik bila ada transaksi jual beli tanah 

"Kalau 2021 sudah selesai validasinya, diharapkan di tahun 2022 sudah mulai proses peralihan ke sertifikat elektronik. Kembali saya tekankan BPN tidak menarik sertifikat lama. Silahkan masyarakat jika ingin ganti sertifikat datang ke kantor pertanahan saja," pungkasnya.

Jangan Dobel Data
Pemberlakuan sertifikat elektronik disambut baik oleh para pengembang.

Inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan dan percepatan dalam pengurusan legalitas.

Pengurus Bidang Pameran dan Promosi Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah, Juremi mengatakan, pihaknya sudah mendengar adanya rencana pemberlakuan sertifikat elektronik.

Meski hingga sekarang REI belum memperoleh sosialisasi langsung oleh pihak terkait.

"Bagi pengembang perumahan, menurutku kemudahan dan percepatan dalam pengurusan. dan keseragaman bea antar daerah," ujar Jeremi, Minggu (14/2).

Dari aspek legalitas, pemberlakuan sertifikat elektronik diharapkan juga bisa dipertanggungjawabkan dalam artian tidak akan terjadi dobel data.

"Prinsipnya kami mendukung. Kami yakin kebijakan sertifikat elektronik sudah dipertimbangkan segala aspeknya. Tapi jangan sampai seperti program KTP Elektronik yang kehabisan bahan di tengah perjalanan. Bisa fatal bagi pengembang," tambah Juremi.

Mengurus legalitas atau sertifikat, Juremi berpengalaman menemui masalah berbelit-belit dan makan waktu lama.

Yang terpenting, sertifikat elektronik diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat akan keamanannya.

Halaman
1234
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved