Breaking News:

Liputan Khusus

BPN Terbitkan Sertifikat Elektronik Bila Ada Transaksi Jual Beli Tanah

Banyak orang khawatir karena mengira sertifikat tanah yang saat ini di tangan warga akan ditarik oleh pemerintah.

tribunjateng/wid
BPN tidak menarik sertifikat tanah yang konvensional. Namun akan menerbitkan sertifikat elektronik bila ada transaksi jual beli tanah 

Jangan sampai hal ini membuat masyarakat menunda beli rumah.

Mereka cenderung wait and see dengan keabsahan sertifikat elektronik.

"Dampak penjualan rumah menurutku tidak ada. Justru ini PR bagi pemangku kebijakan mensosialisasikan ke seluruh rakyat," imbuhnya.

Hilangkan Mafia Tanah
Seorang warga Manyaran, Kota Semarang, Andre mengaku sudah mengetahui rencana inovasi pemerintah terkait sertifikat elektronik.

Dia bertanya-tanya bagaimana nasib surat tanah atau sertifikat yang ada saat ini, apakah masih berfungsi.

"Sudah dengar, tapi terus bagimana dengan sertifikat yang bentuk kertasnya?" tanya Andre.

Menurutnya pemerintah perlu lebih masif memberikan sosialisasi terkait inovasi terbaru sertifikat elektronik.

Agar masyarakat bisa mengerti secara menyeluruh, tidak sepotong-potong.

"Kalau memang sudah menjadi kebijakan pemerintah saya setuju dengan program ini. Diharapkan bisa memperkuat pemilik tanah yang sah. Tidak justru memunculkan masalah baru dan dapat menghilangkan mafia tanah," imbuhnya.

Andre mengaku sering berhungan dengan BPN.

Khususnya perihal pengurusan sertifikat.

Sehingga dirinya tahu persoalan yang sering ditemui di lapangan.

"Saya sering dimintai tolong masyarakat membantu mereka dalam sengketa tanah, pernah juga dimintai tolong oleh teman yang tanahnya diserobot oleh pihak lain," ujarnya.

Doble kepemilikan sertifikat, menurut Andre merupakan kasus yang paling sering terjadi sekarang ini.

Dengan adanya sertifikat elektronik, Andre berharap tak ada lagi kasus kepemilikan ganda. (tim)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved