Breaking News:

Berita Blora

Komplotan Pencuri di Blora Tertangkap Setelah Lima Kali Beraksi

Satreskrim Polres Blora menangkap tiga pelaku tindak pidana pencurian.

ISTIMEWA
Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama saat menunjukkan barang bukti aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga orang 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Satreskrim Polres Blora menangkap tiga pelaku tindak pidana pencurian.

Penangkapan ini sekaligus mengakhiri perjalanan mereka setelah melakukan pencuriab di lima tempat berbeda.

Ketiga pelaku tersebut keseluruhan merupakan warga Kecamatan Ngawen, Blora.

Mereka adalah Agus Lasono (40) warga Desa Srigading, Warji (44) warga Dukuh Banjarasem, Kelurahan Ngawen, dan Aposter Simbolon (34) warga Kelurahan Ngawen.

Terakhir mereka beraksi di rumah Dwi Kusrini Jalan KNPI Gang Jalak, Kelurahan Bangkle, Blora pada Senin (18/1/2021).

Dalam kejadian itu, harta milik korban berupa satu unit sepeda motor, laptop, dan telepon pintar raib.

Akhirnya korban melaporkannya ke Polsek Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, berdasarkan laporan tersebut akhirnya sehari setelah kejadian pihaknya menangkap Agus Lasono di rumahnya.

Kemudian dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya bernama Warji alias Jitu di Desa Karangtalon, Kecamatan Banjarejo, Blora

Kemudian untuk pelaku bernama Aposter Simbolon alias Sandi ditangkap saat sedang mengendarai Toyota Avanza berpelat nomor D 1707 VBM di jalan raya Japah Kabupaten Blora.

"Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga didapat pengakuan dari pelaku bahwa selain di jalan KNPI Gang Jalak Kelurahan Bangkle Blora, pelaku juga melakukan tindak pidana pencurian di 4 tempat yang berbeda, yaitu di Desa Bogem Kecamatan Japah, di Kantor Desa Kebonrejo Kecamatan Banjarejo serta di belakang kandang ayam turut Sendanggayam Kecamatan Banjarejo dan di dalam kandang ayam Desa Karangtalun Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora," ujar Wiraga, Senin (15/2/2021).

Dari seluruh aksi kejahatan yang dilakukan oleh komplotan tersebut, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya berupa tiga telepon pintar, satu telepon genggam, satu unit mobil, sepeda motor, notebook, empat unit disel Kubota jenis RD 852S, monitor televisi, speaker aktif, dan sebuah linggis.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerap pasal 361 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun," tandas Wiraga.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved