Breaking News:

Berita Temanggung

Deteksi Dini Bencana, BPBD Temanggung Pasang 85 EWS di 19 Kecamatan

Kata Pria, keberadaan EWS sangat membantu tim penanggulangan bencana untuk melakukan pencegahan sedini mungkin bahaya bencana yang ada

Istimewa
Petugas Pos Pengamatan Gunung Berapi Sindoro-Sumbing melakukan pengamatan langsung di kawah Sindoro, Sabtu (13/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Dalam rangka melakukan deteksi dini bencana alam, BPBD Temanggung telah memasang 85 unit sistem peringatan dini (early warning system/EWS) di 19 Kecamatan rawan bencana.

Meliputi, Kecamatan Tretep, Bansari, Bejen, Tembarak, Selopampang, Kledung, Kranggan, Tlogomulyo, Bulu, Jumo, Candiroto, Kedu, Gemawang, Kaloran, Wonoboyo, Kledung, Pringsurat, Kandangan, dan Kecamatan Jumo.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana dari BPBD Temanggung, Pria Andaka mengatakan, puluhan EWS itu dipasang secara bertahap sejak 2016 lalu. Rinciannya, 82 unit dari pengadaan APBD, 2 unit dari provinsi, dan 1 unit dari pengadaan APBN. 

"EWS ini berfungsi untuk memantau, mendeteksi, dan memberikan peringatan dini bahaya longsor, memantau curah hujan dan potensi bencana alam lainnya," terangnya, Selasa (16/2/2021).

Kata Pria, keberadaan EWS sangat membantu tim penanggulangan bencana untuk melakukan pencegahan sedini mungkin bahaya bencana yang ada.

Hanya saja, dari 85 EWS yang telah terpasang, ada beberapa unit yang kini tidak berfungsi dengan maksimal. Sehingga perlu pengecekan langsung supaya bisa dilakukan perbaikan alat agar berfungsi kembali dengan baik. 

"Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pengecekan ke lapangan untuk mengetahui berapa alat peringatan dini bencana yang rusak agar bisa diperbaiki," katanya.

Terkait berapa banyak alat EWS yang nantinya terdeteksi rusak, pihaknya akan segera mengajukan anggaran perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten agar bisa ditangani dengan cepat. Harapannya, sejumlah EWS yang ada bisa berguna membantu mitigasi bencana di Kabupaten Temanggung.

"Mudah-mudahan nanti (pengajuan perbaikan alat) disetujui oleh Pemda. Karena tahun ini tidak ada anggaran pengadaan EWS. Ke depan, perlu ada tambahan pengadaan EWS lagi karena daerah rawan bencana di Temanggung terus bertambah," terangnya. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved