Breaking News:

Berita Demak

Manusia Silver Demak Ngaku Seniman, Satpol PP: Seniman Kok Minta-minta? Itu Melanggar Perda

Satuan Polisi Pamong Praja menertibkan keberadaan manusia silver di perempatan jalan Kabupaten Demak.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Salah seorang manusia silver yang kena razia Satpol PP Demak dan ditempatkan di Rumpelsos Dinsos Demak. 

Penulis: Muhammad Yunan

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sejumlah pria yang berdandan dengan mengecat seluruh tubuhnya dengan cat berwarna silver atau acap disebut manusia silver di Demak kena razia.

Mereka  kerap beroperasi di lampu merah Jogoloyo, Jebor, dan Trengguli.

Sejumlah manusia silver yang beroperasi di Jogoloyo diamankan Satpol PP Demak dan saat kini sudah diserahkan ke Rumpelsos (Rumah Pelayanan Sosial) Dinas Sosial Demak.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P2PA  Demak Mukhamad Romli mengatakan, pihaknya melakukan pembinaan terhadap mereka.

Dia menceritakan, ada tiga manusia silver di Jogoloyo yang kena razia.

Saat dirazia mereka beralasan sebagai seniman.

Namun apa pun bentuknya, kata dia, kalau meminta-minta di tempat umum itu melanggar peraturan daerah.

"Kalau tidak segera lakukan razia ya, membuat mereka semakin banyak," katanya kepada Tribun Jateng, Selasa (16/2/2021).

Lebih lanjut, Romli menuturkan pihaknya sedang mendata tiga manusia silver di Rumpelsos. 

"Nanti akan dilakukan pembinaan oleh pekerja sosial kami.

Kami akan mendata secara detail latar belakangnya, identitasnya, terus mengapa sampai ke Demak dengan berdandan seperti itu," imbuhnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Sosial asal manusia silver tersebut untuk proses pengembalian.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved