Breaking News:

Berita Pekalongan

Pak Tarno Ditemukan Meninggal di Muara Slamaran Pekalongan

Tarno (44) warga Desa Sarwodadi, Kecamatan Kekawaran, Kabupaten Banjarnegara ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Tarno (44) warga Desa Sarwodadi, Kecamatan Kekawaran, Kabupaten Banjarnegara ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, di perairan perbatasan Kota Pekalongan - Kabupaten Batang, Selasa (16/2/2021) sore.

Bripka Wahyoe Tri Pamungkas Komandan Kapal IX-1015 Polairud Polda Jateng saat dihubungi Tribunjateng.com menceritakan, ia mendapatkan informasi adanya orang yang hanyut di Sungai Ngapang, Muara Slamaran, Kecamatan Pekalongan Utara pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.35 WIB.

Kemudian, tim gabungan siang tadi melakukan operasi SAR di sekitar lokasi.

"Setelah melakukan pencarian, tim gabungan berhasil menemukan korban
sekitar 1 KM dari titik hilang."

"Korban ditemukan oleh warga. Setelah ke lokasi ternyata benar bahwa mayat tersebut adalah korban yang hanyut di muara," kata Bripka Wahyoe Komandan KP IX-1015 Dit Polairud Polda Jateng.

Bripka Wahyoe mengatakan proses evakuasi korban cukup dramatis.

Mengingat, ombak cukup besar, sedangkan tubuh korban terombang-ambing sekitar 5 hingga 6 meter dari bibir pantai.

"Tadi sangat hati-hati saat mengevakuasi tubuh korban yang terombang-ambing, karena tingginya gelombang air laut."

"Alhamdulillah, tim gabungan akhirnya bisa evakuasi korban ke bibir pantai dan korban langsung dibawa ke RSUD Kalisari Batang," imbuhnya.

Bripka Wahyoe menjelaskan, peristiwa ini bermula saat korban bersama ke empat temanya warga Banjarnegara, pada Senin malam (15/2/2021), sekitar pukul 23.00 WIB, tengah mencari ikan dan udang dengan menggunakan jala di perairan Pantai Slamaran.

Dari keterangan teman korban, mereka datang berniat menjala ikan dan udang yang biasa ada saat gelombang tinggi.

"Tapi kenapa, tiba-tiba korban berjalan untuk menyebrang sungai dengan bantuan tambang yang dibentangkan."

"Saat itu, datang arus yang sangat deras dan korban langsung terseret dengan kondisi tubuh terlilit jala," jelasnya.

Melihat itu, teman korban langsung berlari berusaha menolong korban.

Namun, karena kondisi gelap, tubuh korban langsung hanyut dan tidak diketahui keberadaanya.

"Ke empat teman korban terus berupaya mencarinya. Sedangkan salah satu warga yang mengetahui hal itu, langsung melaporkan ke BPBD Kota Pekalongan," tambahnya. (Dro)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved