Breaking News:

Berita Internasional

Palestina Tuding Israel Halangi Pengiriman Vaksin Covid-19 Mereka ke Jalur Gaza

Otoritas Palestina (PA) menuduh Israel telah menolak mengizinkan sebanyak 2.000 dosis vaksin untuk para pekerja kesehatan di Gaza.

Editor: M Syofri Kurniawan
dok.ist/via tribun padang
Ilustrasi vaksin virus corona atau covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, RAMALLAH - Senin (15/2/2021), Otoritas Palestina (PA) menuduh Israel telah menolak mengizinkan sebanyak 2.000 dosis vaksin untuk para pekerja kesehatan di Gaza ke jalur pantai yang diblokade.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan PA yang berbasis di Tepi Barat yang diduduki Israel telah berencana mengirim vaksin Covid-19 produksi Rusia Sputnik V ke Gaza, wilayah terpisah yang dikendalikan oleh kelompok Islam Hamas.

Kementerian mengatakan pengiriman itu telah dihalangi oleh Israel.

Baca juga: 13 Perguruan Tinggi di Jateng Akan Ditutup LLDikti, Bagaimana Nasib Mahasiswa dan Dosen?

Baca juga: Dasti Novianti Meninggal Kecelakaan Tertabrak Truk di Kuburaya, Warganet Berduka

Baca juga: Tak Terima Istri Digoda, Andi Bacok Anggota LSM Kudus: Mati Kau!

Baca juga: Uang Korupsi PT Asabri Dibelikan Aset di Boyolali Rp 56 Miliar: Unik, Uang di Koper Tak Ditransfer

Israel memikul "tanggung jawab penuh atas tindakan sewenang-wenang ini", ungkap Menteri Mai Al Kaila dikutip AFP, mengatakan kementeriannya sedang berkoordinasi dengan organisasi internasional untuk mengatur pengiriman secepat mungkin.

COGAT, otoritas Israel yang menjalankan urusan sipil di wilayah Palestina yang diduduki, mengatakan PA telah meminta untuk mengirim 1.000 dosis vaksin ke Gaza tetapi "permintaan ini menunggu keputusan politik".

Sumber-sumber Israel mengatakan kepada AFP dalam beberapa hari terakhir bahwa pengiriman vaksin itu bukan tindakan administratif sederhana di bawah lingkup COGAT, melainkan keputusan politik yang mungkin terkait dengan pembicaraan antara Hamas dan Israel.

Antara Hamas dan Israel sendiri telah bersitegang dalam 3 perang sejak 2008 dan Israel meminta pembebasan 2 sandera yang dilaporkan masih berada di Gaza sekaligus jasad 2 tentara lain yang terbunuh di perang terakhir pada 2014.

Pengiriman yang tertunda

Sebelumnya Senin, PA mengatakan telah menunda peluncuran kampanye vaksinasi di Tepi Barat karena penundaan pengiriman.

Dikatakan bahwa pihaknya mengantisipasi pengiriman pada pertengahan bulan ini, memungkinkannya untuk mulai memvaksinasi masyarakat umum di Tepi Barat yang diduduki sambil berbagi stok vaksin dengan Hamas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved