Breaking News:

Berita Kudur

Rayakan Hari Kasih Sayang, Irma Glow Turun ke Pengungsian Bantu Korban Banjir

Pedangdut Irma Glow turun ke tempat pengungsian banjir untuk merayakan Hari Kasih Sayang.

Istimewa
Pedangdut Irma Glow turun ke tempat pengungsian banjir untuk merayakan Hari Kasih Sayang yang jatuh tanggal 14 Februari 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pedangdut Irma Glow turun ke tempat pengungsian banjir untuk merayakan Hari Kasih Sayang yang jatuh tanggal 14 Februari 2021.

‎Irma Glow rela basah-basahan untuk menghibur dan membantu korban b

Pedangdut Irma Glow turun ke tempat pengungsian banjir untuk merayakan Hari Kasih Sayang yang jatuh tanggal 14 Februari 2021.
Pedangdut Irma Glow turun ke tempat pengungsian banjir untuk merayakan Hari Kasih Sayang yang jatuh tanggal 14 Februari 2021. (Istimewa)

anjir di lokasi banjir Desa Tanjungkarang dan Barisan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

"Pada Hari Valentine ini saya ingin membagikan kebahagiaan kepada para warga yang terdampak banjir," ujarnya, Senin (15/2/2021).

‎Irma ikut berempati agar banjir dapat segera berakhir dan para pengungsi bisa kembali ke rumahnya masing-masing.

"Mudah-mudahan bisa segera berakhir banjir yang sudah terjadi ini," ujar dia.

Dalam kunjungan tersebut, Irma membagikan sejumlah kebutuhan pokok untuk membantu korban banjir. ‎Di antara beras empat karung, ayam potong 17 kilogram, mi instan 8 dus, dan 100 buah nasi kotak.

Irma menyalurkan bantuan secara langsung dan menaiki perahu karet untuk menyalurkan kepada warga terdampak.

"Yang saya berikan ini nilainya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bermanfaat," ujar penyanyi yang terkenal membawakan lagu Taratakdung.

Lagu Taratakdung menjadi lagu yang pernah viral melalui aplikasi Tiktok pada tahun 2020 yang lalu.

Irma yang datang mengenakan busana tradisional berwarna merah juga menarik perhatian pengungsi.

Busana karya Krakal Design tersebut merupakan Tenun Troso yang merupakan gaya fashion milenial.

Owner Krakal Design, Arjunardi menjelaskan, melalui busana tersebut pihaknya ingin mengenalkan generasi milenial agar mencintai busana tradisional. Khususnya, kata dia, tenun troso‎ yang merupakan busana tradisional dari bumi Kartini, Kabupaten Jepara.

"Busana ini biasanya dipakai publik figur karena kami fashion wardrobe artis. Harapannya dengan artis memakai busana tradisional, menarik generasi muda juga ikut mencintai produk dalam negeri," ujar dia. (*)
 

--

Penulis: raka f pujangga
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved