Breaking News:

Berita Jateng

Penggunaan EBT di Jateng Capai 11,89 Persen, Pemprov Targetkan 21,32 Persen pada 2025

Demi ketercapaian target bauran EBT pada 2025 sebesar 21,32 persen, pihaknya melakukan kampanye besar-besaran terkait energi nonfosil

TribunJateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Prasetyo Aribowo 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Bauran energi baru terbarukan (EBT) di Jawa Tengah hingga 2020 mencapai 11,89 persen.

Pemerintah Provinsi Jateng menargetkan penggunaan meningkat hingga 21,32 persen pada 2025 mendatang.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Prasetyo Aribowo, yang membacakan sambutan dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menuturkan seiring laju pertumbuhan penduduk di Jateng, kebutuhan energi juga meningkat.

"Sementara itu, ketersediaan fosil semakin berkurang. Harus ada diversifikasi dan konservasi energi dalam rangka upaya pencapaian kedaulatan energi di Jateng," kata Prasetyo dalam webinar terkait energi yang dikutip Tribun Jateng, Rabu (17/2/2021).

Oleh karena itu, ada berbagai langkah termasuk pengembangan energi baru terbarukan berbasis lokal, menjamin distribusi energi merata dan cukup, melakukan efisiensi konservasi energi, menyusun rencana umum energi daerah (RUED), kebijakan dan target pengelolaan.

Demi ketercapaian target bauran EBT pada 2025 sebesar 21,32 persen, pihaknya melakukan kampanye besar-besaran terkait energi nonfosil.

Selain itu, pihaknya mendorong penggunaan EBT bisa dilakukan secara masih di instansi pemerintah provinsi maupun di kabupaten/kota.

Satu di antaranya melalui implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang tengah digencarkan dan bisa dipakai baik dalam skala industri maupun rumah tangga. Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Edaran dari Gubernur Jateng nomor 671.25/0004468 pada 1 Maret 2019.

"PLTS saja cukup tinggi potensinya bisa mencapai 4,05 kwh. Saat ini eksisting kapasitas terpasang PLTS di Jateng sebesar 5,6 MW. Itu terpasang di berbagai sektor, industri, perkantoran, pondok pesantren, tempat pelelangan ikan, dan rumah tangga," terangnya.

Sejumlah perkantoran di lingkungan Pemprov Jateng sudah terpasang. Antara lain di Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kantor Sekretariat Dewan.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved