Breaking News:

Berita Jateng

Penggunaan EBT di Jateng Capai 11,89 Persen, Pemprov Targetkan 21,32 Persen pada 2025

Demi ketercapaian target bauran EBT pada 2025 sebesar 21,32 persen, pihaknya melakukan kampanye besar-besaran terkait energi nonfosil

TribunJateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Prasetyo Aribowo 

Rata-rata PLTS Atap di perkantoran sudah on grid atau tersambung dengan arus listrik dari PLN. Beberapa juga dipasang secara off grid yang menggunakan baterai, semisal PLTS untuk pompa air pertanian di Purworejo.

"PLTS Atap ini solusi pengembangan PLTS yang tidak perlu lahan baru. Pengembangan PLTS Atap untuk memanfaatkan energi gratis. Keuntungannya berupa penghematan energi dan label green power atau energi bersih," ujarnya.

Penggunaan EBT termasuk PLTS Atap ini, kata dia, merupakan langkah strategis untuk perubahan iklim. EBT bisa memberikan dampak positif untuk pemulihan ekonomi, energi bersih, dan sekaligus investasi energi baru dan terbarukan.

Namun, ada sejumlah tantangan dalam implementasi PLTS Atap secara masif. Yakni masih minimnya pemahaman PLTS di lingkup masyarakat luas. Serta masih sedikitnya perusahaan pengadaan barang dan jasa PLTS Atap di Jateng.

Sementara, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, dalam webinar tersebut mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mengurangi gas rumah kaca dengan meningkatkan bauran EBT.

"Komitmen kebijakan energi nasional yakni meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada 2025. Kira-kira lima tahun lagi. Akhir 2020 bauran energi secara nasional 11,5 persen, ini masih separuhnya. Kalau EBT tidak tercapai, penurunan gas rumah kaca juga tidak tercapai," terang Dadan.

Ia menilai PLTS Atap dinilai menjadi opsi terbaik untuk mempercepat pencapaian target bauran EBT.

Pemanfaatan energi surya dinilai dapat dilakukan dengan mudah di mana saja.

"Dimanapun tidak sulit membangun PLTS Atap atau rooftop. Kami lihat pendekatan paling cepat adalah melalui pemanfaatan energi surya," kata Dadan.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved