Breaking News:

Berita Semarang

PSMTI Jateng Inisiasi Gerakan Berbagi Meja, Makan Malam Gratis Selama 7 Hari

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Tengah menginisiasi gerakan berbagi meja.

Istimewa
Ketua Paguyuban PSMTI Jawa Tengah, Dewi Susilo Budiharjo memberikan nasi kotak kepada kaum dhuafa di Kawasan Simpanglima, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Tengah menginisiasi gerakan berbagi meja. Gerakan ini merupakan gerakan sosial berupa pembagian nasi kotak untuk makan malam.

Ketua Paguyuban PSMTI Jawa Tengah, Dewi Susilo Budiharjo menjelaskan, filosofi gerakan ini yaitu makan malam adalah sebuah kemewahan dan biasanya membutuhkan sebuah meja. Maka, dia menamai gerakan tersebut berbagi meja meski gerakannya tidak makan bersama dalam satu meja.

"Saya ingin saudara kita bisa makan malam. Mereka bisa tidur dengan perut terisi, besok paginya bisa bangun dan bekerja dengan kondisi badan yang optimal. Ketika kondisinya bugar, bisa berdaya upaya untuk keluarga," papar Dewi, Rabu (17/2/2021).

Konsep gerakan ini muncul saat pihaknya membuat dapur umum untuk penanganan banjir. Selama bencana, dia membagikan 3.000 nasi bungkus bagi para korban banjir. Saat turun langsung dan melihat kondisi mereka, Dewi mengaku hatinya tergerus untuk membantu warga yang membutuhkan makan saat musim bencana dan pandemi.

Maka, dia menginisiasi gerakan berbagi meja yang akan berlangsung selama tujuh hari mulai Rabu ini. Ada 1.000 nasi kotak dan air mineral yang bakal dibagikan setiap hari kepada kaum dhuafa dan marginal. Pembagian dilakukan di tiga titik yaitu yaitu Simpanglima, Tugu Muda, dan Kota Lama.

"Selama tujuh hari saya menghubungi pengusaha, perhotelan, bakery, mengimbau jika memiliki makanan sisa layak makan agar dikirim ke panitia untuk dibagikan kepada masyarakat luas, kami menyediakan nasi putih dan air minum," terang wanita yang juga

Gerakan berbagi meja selama tujuh hari ini, menurut dia, merupakan jangka pendek. Dia berharap, gerakan ini bisa menjadi gerakan panjang selama masa pandemi.

Dia akan mengajak berbagai lembaga dan komunitas antara lain Pertiwi, NU, Banser, Lindu Aji, dan lainnya untuk bergerak bersama melakukan pengabdian kemanusiaan sebagai upaya membantu pemerintah dalam penanganan sosial.

Pihaknya juga membuka donasi berupa makanan agar bisa dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Donasi bisa dikirimkan ke sekretariat PSMTI Jawa Tengah di Jalan MT Harhono 565 A Kota Semarang atau menghubungi 085866119586 (Hana). Dia ingin gerakan berbagi meja bisa menjadi contoh positif untuk berbagi.

"Saya berharap langkah ini bisa mendukung pemerintah melawan pandemi Covid-19 dengan membantu masyarakat yang membutuhkan. Lagkah kecil ini semoga menjadi dampak bagi semua orang," ucapnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved