Breaking News:

Berita Internasional

Putri Syekh Dubai Kirim Pesan Rahasia Mengaku Disekap Keluarga, Dibius Tentara saat Berusaha Kabur

Dia mengirimkan pesan rahasia dalam video ke teman-temannya berisi tuduhan bahwa ayahnya "menyekapnya" dan ia ketakutan.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Latifa merekam video pada 2018 dan disiarkan ketika ia gagal melarikan diri.(DOK PRINCESS LATIFA via BBC INDONESIA) 

Dalam video yang direkam dalam jangka waktu beberapa bulan di telepon seluler, terungkap bahwa Latifa diam-diam diberikan waktu satu tahun setelah ia ditangkap lagi dan kembali ke Dubai.

 
Ia merekam video itu di kamar mandi, sebagai satu-satunya tempat yang bisa dikunci.

Dalam pesannya itu ia mengatakan:

Ia melawan tentara yang menariknya dari kapal dengan "menendang dan berjuang" dan menggigit salah satu tangan tentara sampai tentara menjerit.

Setelah dibius ia pingsan dan dibawa dengan pesawat pribadi dan tidak terbangun sampai mendarat di Dubai.

Ia disekap sendiri tanpa akses medis atau bantuan hukum di vila dengan jendela dan kamar ditutup dengan penjagaan polisi.

Kisah penangkapan dan penyekapan Latifa diungkap kepada Panorama oleh teman dekat Latifa, Tiina Jauhiainen, sepupu Marcus Essabri dan pegiat David Haigh, yang membentuk gerakan Free Latifa, atau Bebaskan Latifa. 

Mereka mengatakan, mereka mengambil keputusan sulit untuk mengeluarkan pesan-pesan itu karena khawatir atas keselamatan Latifa.

Mereka inilah yang dapat menjalin kontak dengan Latifa di tengah penyepakannya di vila di Dubai, dengan jendela berterali dan penjagaan polisi.

Panorama secara independen memverifikasi rincian tempat Latifa disekap.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved