Breaking News:

Berita Salatiga

UKSW Salatiga Tambah Satu Guru Besar Bahasa

Guru besar atau profesor di lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga resmi bertambah.

Istimewa
Prof Dr Listyani, S.Pd., M.Hum 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Guru besar atau profesor di lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga resmi bertambah, Senin (15/2/2021).

Guru besar yang baru saja diangkat melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tentang Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Akademik Profesor adalah Dr. Listyani, S,Pd., M.Hum.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri seusai menyerahkan langsung SK Mendikbud kepada Rektor UKSW Salatiga Neil Semuel Rupidara mengatakan ingin mengubah wajah LLDIKTI agar tidak seperti kantor pos yang menerima perintah dari Jakarta.

"Misal penyerahan SK seperti ini kami serahkan ke universitas masing-masing. Dari interpretasi kami, SK guru besar adalah puncak karir tertinggi. Karena itu kami datang sebagai perwakilan pemerintah melalui Kemendikbud. Karya tertinggi ini sesuatu yang tidak mudah dan kami juga ingin menganggapnya demikian,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Selasa (16/2/2021)

Zainuri menyampaikan LLDIKTI menunggu karya-karya lainnya dari guru besar baru. Dirinya juga menegaskan, LL DIKTI akan turun melakukan pendampingan kepada 246 perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah.

Rektor UKSW Salatiga Neil Semuel Rupidara menambahkan atas nama jajaran pimpinan universitas menyampaikan selamat atas gelar Guru Besar yang telah resmi disandang Dr. Listyani.  

“Selamat,  bertambah lagi satu staf yang menerima SK Guru Besar, semoga menjadi berkat bagi UKSW,” katanya

Prof. Dr. Listyani, S.Pd., M.Hum sendiri tercatat sebagai dosen di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) serta menjadi Guru Besar wanita ke-2 di UKSW dan juga Profesor ke-2 di FBS.

Dr. Listyani mengaku raihan gelar Guru Besar yang merupakan puncak karir tertinggi bagi seorang dosen dirasakannya bukanlah sebagai prestasi terakhir, melainkan sebagai awal dari sebuah tanggung jawab yang baru.

“Saya merasa ini bukan prestasi terakhir yang saya capai, tetapi menjadi awal tanggung jawab yang lebih besar lagi, ini amanah dari negara yang harus saya pertanggungjawabkan,” ujarnya

Dia bercerita memulai karirnya sebagai dosen di UKSW sejak Maret 1999 setelah lulus S1 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UKSW sekarang FBS dan melanjutkan pendidikan S2 di English Language Studies (ELS) Universitas Sanata Dharma tahun 2006.

Kemudian, Pendidikan S3 Ilmu Pendidikan Bahasa  di Universitas Negeri Semarang diselesaikannya tahun 2017. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved